-A A +A
Versi ramah cetakPDF version

Sang Obama kecil yang terpatung, kerendahdirian bangsa yang terabadikan

Hera Diani
13 Juli 2010



Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan penyanyi Rihanna punya lebih banyak kesamaan daripada yang mungkin mereka sadari. Keduanya keturunan Afrika-Amerika, relatif muda, dikenal luas, dan telah melampaui banyak kesulitan dalam hidup—yang satu lebih banyak dibanding yang lainnya. Satu hal lagi: mereka telah membatalkan kemunculan mereka di Indonesia lebih daripada sekali, meski Obama mengalahkan Rihanna dalam hal itu, dengan mengundurkan kedatangannya empat kali sejak November 2009, sementara sang penyanyi mengurungkan konsernya dua kali pada 2009.

Pihak yang kecewa dalam pembatalan Rihanna hanyalah sang promotor dan beberapa ribu penggemar R&B yang tak pernah bosan mendengarkan salah satu syair lagu paling menjengkelkan yang pernah ditulis: “Umbrella... ella... ella...”. Tapi, seluruh bangsa, kecuali kelompok garis keras Hizbut Tahrir Indonesia, menahan napas dan menunggu-nunggu Obama mengunjungi kembali tempat ia menghabiskan empat tahun masa kecilnya.

Segala macam persiapan telah dilakukan. Staf Dinas Rahasia AS terlihat di sekitar sekolah lamanya di Menteng, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari tindak pengamanan. Para guru dan murid di sekolah itu telah mempersiapkan koor untuk menyajikan lagu yang dibuka dengan syair: “Barack Obama, funny little boy/he used to be here, Barack Obama” (Barack Obama, bocah lelaki yang lucu/pernahlah ia di sini, Barack Obama).[1] Satu novel dan film biografis telah dituntaskan dan siap disajikan kepada Obama.[2]

Media nasional mungkin telah lelah melaporkan tentang kunjungan Obama dan pembatalannya. Artikel dari penulis Anda ini pun telah ditunda beberapa kali, karena awalnya ia direncanakan diterbitkan bersamaan dengan kedatangan Obama. Sembelit tak pernah baik, jadi kami memutuskan untuk mulai saja. Tapi, tak ada yang lebih jelas mewujudkan, dan dengan demikian menanggung, penderitaan dalam roller coaster penantian ini ketimbang patung Obama. Patung perunggu Obama cilik ini berdiri di atas umpak dengan satu tangan menjangkau ke udara dengan kupu-kupu hinggap di ujungnya, memohon kita tak melupakan keberadaannya.

Tujuh bulan telah berlalu sejak patung bocah Obama, yang didirikan dari donasi Rp100 juta dari beberapa pihak—termasuk taipan Hasyim Djojohadikusumo; pemilik Pizza Papa Ron, Ron Mullers; dan pembawa acara MetroTV Dalton Tanonaka—diperkenalkan dan ditempatkan di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Dalam masa itu, sang patung telah terlibat dalam serangkaian peristiwa: pro dan kontra soal pendirian dan penempatan patung tersebut; pembentukan kelompok Facebook yang mengusung misi “Turunkan Patung Obama di Taman Menteng”;[3] gugatan dari sekelompok orang terhadap pemerintah daerah Jakarta;[4] dan akhirnya pemindahan patung itu dari Taman Menteng ke SDN 01 Menteng Februari lalu.[5]

Dari sisi kebijakan publik, penulis dan anggota staf Sekolah Manajemen Labora, Protus Tanuhandaru, menyampaikan pengamatan yang sangat baik dalam artikel opininya di The Jakarta Post pada Februari 2010.[6] Protus menulis bahwa beberapa hal terlewatkan dalam pendirian patung tersebut, di antaranya adalah prosedur yang semestinya serta partisipasi publik. Cucu Ahmad Kurnia, kepala bidang informasi publik Pemerintah DKI Jakarta menyatakan bahwa “...gubernur tidak pernah mengeluarkan izin lisan maupun tertulis untuk memerintahkan siapapun menaruh patung itu di Taman Menteng.” Pernyataan ini bertentangan dengan apa yang disebutkan dalam prasasti pada umpak patung, yang dengan jelas mengatakan, “Dipersembahkan kepada anak-anak Indonesia oleh Gubernur Fauzi Bowo, Friends of Obama, Ron Mullers, Dalton Tanonaka”. Jika memang tidak ada perintah seperti itu, berarti peletakan patung tersebut melanggar hukum, tulis Protus.

Kedua, lanjutnya, untuk meletakkan sebuah patung di ruang publik seperti Taman Menteng, perlu ada partisipasi publik dalam pembuatan kebijakannya, dalam hal ini konsensus dari Dewan Kota sebagai badan yang mewakili aspirasi masyarakat Jakarta. Tapi sejauh ini tidak ada bukti nyata yang memperlihatkan gubernur telah melakukan konsultasi dengan Dewan tersebut.

Ketiga, dan ini yang paling banyak dipermasalahkan oleh banyak pihak yang menentang pembuatan patung tersebut, adalah siapa yang patut dijadikan patung bergantung pada seberapa signifikan kontribusi tokoh tersebut.

Barack Obama memang tokoh yang inspirasional. Namun jangankan untuk negara lain, kontribusi untuk negaranya sendiri masih perlu dibuktikan oleh waktu karena ia baru menjadi presiden selama dua tahun.

Mendirikan patung orang asing bukanlah hal salah jika memang orang tersebut memberikan kontribusi besar. Protus memberikan contoh patung perunggu Irish Chang di Cina. Chang adalah jurnalis Amerika penulis buku The Rape of Nanking yang mendokumentasikan kekejaman Jepang terhadap Cina pada Perang Dunia.[7] Kontribusi Chang pada korban-korban di Cina selama masa yang disebut Sino War tersebut dianggap signifikan dan heroik, terutama terkait dengan kompensasi untuk orang-orang di Nanking.

Contoh lain adalah berdirinya patung mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton setinggi 3,5 meter di Pristina, ibukota Kosovo, pada November 2009 lalu.[8] Clinton dielu-elukan sebagai pahlawan oleh kelompok etnis Albania, yang menjadi mayoritas di Kosovo, karena mendorong NATO mengebom Yugoslavia pada 1999 untuk menghentikan genosida yang dilakukan oleh pasukan Slobodan Milosevic terhadap kelompok yang berjuang untuk kemerdekaan itu.

Kembali ke patung Obama, selain kontribusi Obama sendiri belum jelas, pembuatan patungnya juga menunjukkan ketidaksensitifan dan kurangnya apresiasi terhadap tokoh-tokoh Indonesia atau Jakarta sendiri. Misalnya saja pahlawan nasional pejuang kemerdekaan yang dikenal sebagai politikus santun sekaligus keras melawan penjajah, Mohammad Husni Thamrin, yang berasal dari etnis Betawi (meski ia seperempat Inggris). Atau gubernur legendaris Ali Sadikin, yang membangun Jakarta menjadi kota metropolitan dengan beragam landmark-nya—mulai dari Taman Ismail Marzuki sampai Taman Impian Jaya Ancol dan berbagai museum—dengan APBD awal hanya sekitar Rp70 juta.[9]


*


Sebagai suatu seni publik (public art), tak kurang keganjilan yang diciptakan oleh patung Obama cilik tersebut. Newport News Public Art Foundation mendefinisikan seni publik sebagai berikut:

“Dari semata-mata keberadaannya saja seni publik dapat meningkatkan kesadaran kita, mempertanyakan asumsi-asumsi kita, mentransformasi suatu lanskap, mengekspresikan nilai-nilai komunitas, dan pada akhirnya membuatnya memiliki kekuatan seiring berjalannya waktu untuk mengubah citra sebuah kota. Seni publik membantu mendefinisikan segenap identitas komunitas dan menunjukkan karakter yang unik dari sebuah lingkungan. Ia adalah kekuatan yang menyatukan”.[10]

Apakah patung Obama cilik memenuhi alasan-alasan yang dikemukakan tersebut? Apakah ia meningkatkan kesadaran? Mentransformasi suatu lanskap? Rasanya tidak. Berangkatnya saja tidak dari konsensus publik, maka boro-boro ia dapat mengekspresikan nilai-nilai komunitas.

Elisa Sutanudjaja, dosen arsitektur Universitas Pelita Harapan dan salah satu penggagas Ruang Jakarta,[11] mengacu pada konsep klasik dari ahli tata kota dari Amerika Serikat, Kevin Lynch, yaitu Citra Kota.[12] Lynch, menurut Elisa, mengemukakan lima elemen yang menjadi penanda di benak setiap orang (mental image) dalam menggambarkan kota: jalur (path), tepian/batas (edge), kawasan (district), simpul (nodes); misalnya persimpangan lalu lintas, stasiun dan sebagainya, dan tengaran (landmark). Menurut Elisa, seni publik yang berbentuk tunggal bisa masuk dalam kategori tengaran. Tengaran memiliki bentuk visual yang menonjol dari suatu kota dan ia memiliki bentuk yang jelas dan unik. Lynch juga menambahkan bahwa “tengaran memberikan orientasi dan menunjuk kepada struktur urban yang melingkupinya.”

“Berdasarkan Image of the City, patung Obama tidak mampu memenuhi kriteria landmark. Apakah dia unik? Tentu tidak. Pendapat saya pribadi, patung Obama di Menteng tidak ubahnya patung kurcaci yang dapat ditemukan secara mudah di halaman depan rumah orang-orang Amerika,” ujar Elisa dalam suatu obrolan dengan saya.


*


Dari segi pariwisata, patung Obama cilik ini memperlihatkan sekali lagi kegagapan pemerintah Indonesia, dalam hal ini pemerintah Jakarta, dalam melakukan kapitalisasi sumber daya yang ada untuk menarik turis.

Adalah tidak salah melakukan kapitalisasi sesuatu seperti fakta bahwa presiden negara adidaya pernah melewatkan masa kecilnya, meski hanya empat tahun, di negara kita. Namun jika ada yang ingin melakukannya, lakukanlah dengan benar dan terencana, jangan tiba-tiba mendirikan patung di taman publik tanpa persetujuan publik itu sendiri, sehingga kemudian karena penolakan, patung publik tersebut dipindah ke sebuah sekolah dasar di jalan yang sempit.

Berdirinya patung Obama di sekolah dasar tersebut kemudian juga bisa membahayakan keamanan di sekolah itu sendiri. Agak aneh juga melihat sebuah sekolah di Jakarta yang pagarnya begitu terbuka dan orang bisa leluasa masuk, dengan pos satpam yang kosong tanpa penghuni. Biasanya, dengan maraknya berita penculikan, pelecehan seksual, dan perdagangan narkoba—bahkan untuk murid SD—pihak sekolah di Jakarta bersikap paranoid dan protektif dengan selalu mengunci pintu pagar sekolah yang dijaga petugas keamanan.

Mungkin cara kota-kota besar seperti London bisa ditiru, yaitu membuat tur sejarah, atau tur jalan kaki yang melewati jalan-jalan dan rumah-rumah berplakat yang menandai kalau tempat itu pernah ditinggali orang terkenal. Sementara, patung Obama dengan estetika yang masih menjadi pertanyaan dan menghabiskan uang yang banyak, akhirnya menjadi sesuatu yang berisiko mubazir. Penghargaan kepada Obama mungkin bisa diberikan secara simbolis dan hemat, seperti misalnya memberikan plakat di rumah dan sekolah yang ia tinggali (sudah dilakukan, dan seharusnya memang itu saja) atau memberikan kunci simbolis untuk kota tersebut.


*


Ada beberapa lagi miskonsepsi lainnya terkait dengan patung Obama ini. Pembuatan patung ini dikatakan dapat menimbulkan inspirasi bagi anak Indonesia khususnya. Sejarawan JJ. Rizal menyamakan Obama dengan Che Guevara dengan menyebut keduanya sebagai ikon budaya pop. Keberhasilannya menjadi presiden Amerika Serikat pertama yang berkulit hitam adalah suatu fenomena yang menginspirasi dunia. Rizal menyarankan orang-orang yang menentang pembuatan patung Obama untuk membaca buku-buku sejarah terlebih dahulu.

“Presiden pertama kita, Sukarno, pernah berkata bahwa nasionalisme adalah sebuah ideologi yang tumbuh di tengah internasionalisme. Saya ragu mereka (yang menentang patung Obama) tahu akan hal itu. Obama kecil adalah simbol kebanggaan dan harapan kita bahwa suatu hari nanti akan ada figur yang inspirasional seperti Obama di negara kita,” ujarnya seperti dikutip koran The Jakarta Globe.[13]

Pernyataan yang mengutip Bung Karno ini adalah sesuatu yang keluar dari konteks. Sang proklamator berbicara mengenai peran Indonesia dalam kancah politik internasional, sesuatu yang akhirnya melahirkan gerakan nonblok. Namun Rizal juga mengakui bahwa Indonesia memiliki banyak tokoh nasional yang melakukan sesuatu yang lebih besar untuk negara ini daripada presiden Amerika tersebut. “Tapi apakah mereka menginspirasi masyarakat? Obama menginspirasi kita. Kekuatan sebuah ikon terletak pada berapa banyak inspirasi yang ia berikan pada orang,” ujarnya.

Obama tentu saja memberikan inspirasi, tapi ia dikenal luas karena berasal dari negara adidaya dan diuntungkan dengan pemberitaan media yang luas. Sementara itu, ekspos terhadap tokoh-tokoh lokal yang jumlahnya banyak, malah mungkin lebih inspirasional, dengan kontribusi yang luar biasa terhadap negara Indonesia, sangat kurang, karena minimnya pengajaran di sekolah dan ekspos di media massa.

Beberapa orang teman, misalnya, baru tahu saat mereka berusia 30 tahun lebih, jika pahlawan H.R. Rasuna Said yang dijadikan nama jalan adalah seorang perempuan, dengan nama lengkap Hajjah Rangkayo Rasuna Said. Ini salah satu contoh lemahnya pengajaran sejarah di sekolah.

Tidak kurang jumlah tokoh-tokoh lokal yang inspirasional. Kita tinggal menggali khazanah sejarah Indonesia agar anak-anak dan masyarakat pada umumnya lebih mengenal diri, sejarah, dan budaya sendiri. Menegakkan patung orang asing, meski inspirasional, adalah jalan pintas dan pengalihan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan yang lebih bermutu.

JJ. Rizal tidak berhenti di situ. Ia mengakui bahwa Obama belum melakukan sesuatu untuk Indonesia, namun Rizal meminta masyarakat Indonesia untuk mengingat bahwa presiden Amerika tersebut selalu menyebut Indonesia sebagai tempat pertama ia belajar mengenai pluralisme. “Ia bangga telah menghabiskan waktu dalam hidupnya di sini dan ia tidak pernah lupa masa kanak-kanaknya termasuk makanan kegemarannya seperti nasi goreng dan bakso,” tambahnya. Lebih jauh lagi, Rizal mencerca orang-orang yang menentang patung Obama sebagai chauvinistik.

Nasionalisme yang disinggung JJ. Rizal adalah inferioritas, rasa rendah diri yang disalahartikan sebagai nasionalisme. Seorang kawan, sutradara Joko Anwar menulis dengan jenaka namun menohok dalam blog Yahoo! Indonesia pada Mei 2010.[14] Ia membicarakan bagaimana kawannya menyebutnya kurang nasionalis karena tidak bangga melihat foto bintang porno asal Jepang Maria “Miyabi” Ozawa memakai baju batik.

Rasa rendah diri ini telah dipupuk sejak dini oleh para orangtua dan pemerintah, yang melestarikan mental bangsa terjajah. Bukan main bangganya orang-orang jika ada orang asing yang senang pada kesenian bangsa ini dan tertarik mempelajarinya. Betapa riangnya orang Indonesia menyambut orang asing yang mengatakan dua patah kata Bahasa Indonesia.

Kita senang, riang, terkejut, dan bangga dengan penyebutan nama Indonesia seremeh-temeh apa pun itu. Seperti saat Mick Jagger dikabarkan menikah di Bali, atau ketika penyanyi rap Missy Elliott menyebut Indonesia dalam salah satu lagunya (padahal itu hanya usaha supaya lirik lagunya berima), atau saat penyanyi remaja Amerika Michelle Branch (yang sekarang juga sudah tidak ada kabarnya lagi) dikabarkan memiliki nenek yang setengah Indonesia. Sementara itu, apalagi yang lebih menakjubkan selain bahwa presiden Amerika Serikat, negara adidaya satu-satunya di dunia, ternyata pernah melewatkan masa kecilnya, meski kurang dari empattahun di Indonesia?

Masyarakat Indonesia menggelinjang serentak saat RCTI menayangkan wawancara dengan presiden Obama dan ia menirukan suara tukang sate di Indonesia. Menarik memang, sampai sang wartawan menyia-nyiakan kesempatan wawancara dengan memaksakan lagi hal-hal yang remeh-temeh seperti “Gareng? Anda suka Gareng? Petruk?”, lengkap dengan seringai takjub.

Ini semua harus dirayakan! Mari membuat patung! Mari menulis novel Obama Anak Menteng [15] dalam lima hari dan membuat adaptasi filmnya selama dua bulan saja![16] Mari sama-sama kecewa saat presiden Obama lagi-lagi membatalkan kunjungannya ke Indonesia!

Ya, sejak November 2009, sudah empat kali presiden Obama membatalkan kunjungannya ke Indonesia. Jika ingin mendapatkan inspirasi, inilah saatnya mengambil inspirasi dari sikap Obama. Ia membatalkan kunjungan karena ada urusan domestik yang jauh lebih mendesak untuk ditangani di negaranya, mulai dari usaha keras mengegolkan undang-undang pelayanan kesehatan sampai krisis tumpahan minyak bumi oleh perusahaan BP.

Belum ada lagi jadwal yang pasti mengenai kedatangan Obama. Ini menunjukkan bahwa Indonesia bukanlah prioritas untuk Obama dan Amerika. Saatnya untuk membuka mata, membangun prioritas, dan membuang sentimentalisme semu.***

 

 


Jakarta, Juli 2010





HERA DIANI adalah wartawan lepas untuk media nasional dan internasional. Hijrah dari Bandung ke Jakarta pada 2000, ia menyadari dua hal mendasar. Pertama, ia tak bisa tidak menjadi jurnalis. Kedua, masih sulit untuk menyebut Jakarta sebagai rumah, tapi ia berterima kasih pada ibukota yang telah menempanya dan memberikan sumber inspirasi yang tak ada habisnya.



 


Gambar 1. Peresmian Patung Obama Cilik di Taman Menteng, Jakarta, 10 Desember 2009.





Gambar 2. Patung Obama cilik, Taman Menteng, Jakarta, 11 Desember 2009. Foto oleh Ardi Yunanto


Gambar 3. Para remaja sedang berpose di depan patung Obama Cilik di Taman Menteng, Jakarta, 11 Desember 2009. Foto oleh Ardi Yunanto.


Gambar 4. Kartun Benny & Mice tentang Patung Obama, Kompas, 20 Desember 2009.


Gambar 5. Grup Turunkan Patung Barrack Obama di Taman Menteng.


Gambar 6. Diturunkannya patung Obama cilik dari Taman Menteng, 14 Februari 2010. Sumber foto: Pos Kota.


Gambar 7. Patung Obama Cilik di SDN 01, Menteng Dalam, Jakarta, Mei 2010. Foto oleh Hera Diani.

Gambar 8. Plakat tentang Obama di SDN 01, Menteng Dalam, Jakarta, Mei 2010. Foto oleh Hera Diani.


Catatan kaki
[1] Calum MacLeod, “Obama delays frustrate Indonesians”, USA TODAY, 15 Juni, 2010.
[2] Tanalee Smith, “Film Portrays Obama’s Early Years in Indonesia”, The Jakarta Globe, 21 Mei, 2010.
[3] Grup “Turunkan Patung Barack Obama di Taman Menteng”.
[4] Eny Wulandari, “Fauzi lets court decide if little Obama stays” The Jakarta Post, 26 Januari 2010.
[5] Hasyim Widhiarto, “Obama statue removed from Menteng Park”, The Jakarta Post, 15 Februari 2010.
[6] Protus Tanuhandaru, “The Barack Obama statue: The lessons to be drawn”, The Jakarta Post, 27 Februari 2010.
[7] Lebih jauh tentang buku The Rape of Nanking oleh Irish Chang, lihat wikipedia.
[8] Togi Pangaribuan, “The much-debated Obama statue”, The Jakarta Post, 2 Januari 2010.
[9] Lebih jauh tentang Ali Sadikin, baca: Ramadhan KH, Bang Ali: Demi Jakarta 1966-1977 (Jakarta: Sinar Harapan, 1993) dan Ramadhan KH (ed), Pers Bertanya, Bang Ali Menjawab (Jakarta: Pustaka Jaya, 1995).
[10] Lihat http://nnpaf.org/what_is_art.html
[11] Lihat http://rujak.org
[12] Kevin Lynch, The Image of the City (Cambridge MA: MIT Press, 1960).
[13] Kinanti Pinta Karana, “Indonesian Historian Says Obama Is an Icon 'Like Che Guevara'”, The Jakarta Globe, 14 Desember 2009.
[14] Joko Anwar, “Our National Pride… Or Something Like It”, Yahoo! Indonesia OMG, 31 Mei 2010.
[15] Damien Dematra, Obama Anak Menteng (Jakarta: Gramedia 2010).
[16] Catatan penyunting: Selain patung, novel, dan film, sempat juga dibuat wayang dan instalasi Obama oleh para seniman. Lihat foto-foto dalam halaman Foto Karbonjournal.org yang diabadikan oleh Danu Primanto dan Ardi Yunanto pada Maret 2010.



 

Komentar

http://www.roma-tickets.co.uk/cheap-nike-free-run/ http://www.latest-jobs.co.uk/nike-free-run/ http://www.career-zine.co.uk/nike-free-for-sale/ http://www.inventorychecksouth.co.uk/nike-free-shoes-cheap-sale/ http://www.spirittrap.co.uk/nike-free-shoes/ but the web user s behavior. [url=http://www.latest-jobs.co.uk/nike-free-run/]nike free run[/url] [url=http://www.spirittrap.co.uk/nike-free-shoes/]nike free 2.0[/url] [url=http://www.inventorychecksouth.co.uk/nike-free-shoes-cheap-sale/]nike free run 3[/url] [url=http://www.roma-tickets.co.uk/cheap-nike-free-run/]nike free runs[/url] [url=http://www.career-zine.co.uk/nike-free-for-sale/]nike free for sale[/url] Of the more than 90 million cattle in our country. you can plan on about $1200 or more for a studio apartment. Nike free run men nike free runs nike free run sale nike free shoes cheap sale nike free 2.0 The study found that the polyphenols from apple skin help regulate skin cell growth.
[url=http://chillibugs.co.uk/dt/venusfactor.asp]venus factor[/url] [url=http://stockmechanics.com/rte/FactorQuemaGrasa.htm]factor quema grasa[/url] [url=http://fruitbowldigital.com/m/thevenusfactor.html]venus factor[/url] [url=http://nuttyb.com/wp/primalburn.html]primal burn system[/url] [url=http://glenfarmstables.com/thevenusfactor.html]the venus factor[/url] [url=http://nkcameraclub.org/thevenusfactor.htm]the venus factor[/url] [url=http://glenfarmstables.com/thevenusfactor.html]venus factor[/url] [url=http://nuttyb.com/wp/primalburn.html]Primal Burn Reviews[/url]

Nice post. I like the way you start and then conclude your thoughts. Thanks for this information .I really appreciate your work, keep it up .Thanks a lot for sharing.

Whats up! I simply wish to give an enormous thumbs up for the good info you have got here on this post. I shall be coming back to your blog for more soon.

This adds up to a wire savings together with a big work cost reduction. You shouldn't ever sit together straight into the entrance probably a where you see without exception someone approaching you. Cloud with VMware vCloud Datacenter Service includes ProSupport, which presents 24-hour phone support to aid customers minimize downtime or interruption. [URL=http://www.hchalk.com/]Ralph Lauren Polo Sale[/URL] Both love and sex create intimacy. I have stated a few years ago that liquid ink "roller ball" s have access to a looser and smoother writing feel, and are also less likely to skip. This creates a slowdown in collagen ion, providing a less supple skin texture. [URL=http://www.housefitting.co.uk/]Cheap True Religion Jeans UK[/URL] Here can be the simple measures on the way it's possible to brew a fantastic cup of white tea:Purchase fine quality white tea. Just like, a pear-shaped body needs width top most, so grab an outfit using an open neckline and sleeves that drape over your s; wedge bodies, target your product and think about a more refined neckline. I'm glad being that they are change ultimate not unlike Marvel is performing because of the Avengers. [URL=http://www.ieatrice.com/]Ralph Lauren Shirts ieatrice[/URL] The breadth of my career has incorporated many aspects of clinical help kids and adults in an exceedingly huge selection of settings. Vaccines can contain egg protein, antibiotics, aluminum as well as things can be sensitive or allergic to. From these reasons, all schools should replace all textbooks to computers therefore to their students. [URL=http://www.dmdrums.co.uk/]cheap polo www.dmdrums.co.uk[/URL] [URL=http://www.laptopinfo.co.uk/]Pandora Bracelets UK[/URL] Of course the wheels being given be available in many distinct shapes and forms and i will be lucky to realize a person which fits properly and performs well in business for someone else 5, Ten or twenty years. Well, head to the highest note you might (buy sing it, simply round orally and create "wooh" sound) and hit every note unless you want to hit that "crash" (your lowest note). Its just seconds away . and that long mythos behind its creation along with what it gives folks who grow them.
Menegakkan patung orang asing, meski inspirasional, adalah jalan pintas dan pengalihan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan yang lebih bermutu. sunpass
With 18 numerous years of ing experience, she has collaborated with innovative start-ups and international brands. Each different handheld dyson gives the bunch of features that are an assortment of cleaning needs. When running a booster seat, make sureThe lap belt lies low and snug across your kid's hip and legs. [URL=http://www.ccssales.co.uk/ralph-lauren-outlet.html]Ralph Lauren Outlet[/URL] I saw this when the oppotne time and energy to ean so pompty got mysef a Spanish tto. If you're almost all of people, your home is just about the disorganized spaces in your abode. If you post many links and like then you certainly the search results of your personal presence online shall be enormous. [URL=http://www.sefoc.co.uk/celine-uk.html]Celine UK[/URL] Whenever you allow our imagination that should be ruled by fear, disastrous results sometimes happens because what you may imagine are provided into being. These shoes ae of pemim qaity and aso give assy and eegant ook In a typica cicmstance, a group of high-hee shoes is mch moe high-piced than $500 And, this type of tansgesses acoss a kinds and ages of women In the othe hand, eactions with the Inqiy to your Fte fo Lifeong Leaning had been many and vaied--fom a boad wecome to, Boody he, it's how ong? Low-cost Calling CardsCompared on track phone rates, low-priced calling cards are often incredibly useful to lower monthly phone bills and dictate your calling costs. Our present-day P/E is unseen an undervalued stock, but a that is slowly changing its configuration in to a value play. We have a very good fully fenced outdoor pet area on property. Although the fee high, but received evidence-based, and will often not therefore say that operators overcharged. [URL=http://www.profoule.org/celine-handbags-price.html]celine handbags price[/URL] [URL=http://www.mungmee.co.uk/true-religion-sale.html]True Religion Sale[/URL] For eight years I experienced a pokey but steady decline in my kidney function. If truth be told, however authorities has installed minimum requirements and standards in areas most notably civil rights and pollution control, active state and local governments have broadened the scope health of their activities and then the sized their budgets. Relax in comfort in guest rooms with coffee brewers, free Access to the internet and wire. The type of incident happened in Gulf weeks back. Weatherstrips obtain different characteristics. You're any better then that! My car die and that i require assistant triple and ev en deny help in my opinion. Toys who are small compared to the dog's mouth opening pose a choking hazard, and cheaply constructed toys rip apart about the first bite. Studies might not be conclusive, but hot appears to help improve the main advantages of the tea, dependant on Dr. [URL=http://www.afkczech.net/true-religion-jeans.html]True Religion Jeans[/URL] http://www.afkczech.net http://internationaltodaynews.com/Reference/roofing-questions-answered-in-this-article-2/ http://seo.bookmarklogin.com/story.php?title=smart-advice-for-your-network-marketing-efforts http://www.hkjoeclub.com/web/userinfo.php?uid=164719 http://find.hamptonroads.com/user/1w5p1br http://www.audit.msu.ru/modules.php?name=Your_Account&op=userinfo&username=diving1cheek http://www.ymcahornsey.org/harringayclub/userinfo.php?uid=277468 http://hopeenaviation.com.tw/userinfo.php?uid=103741 http://www.echuca.org/user_detail.php?u=jodiskwj http://www.rifondazionesalento.it/userinfo.php?uid=223911 http://www.jeanmariecuoq.fr/userinfo.php?uid=169612 http://www.jcp-iwamizawa.org/userinfo.php?uid=219707 http://wiki.sejapan.net/index.php?title=Special:RecentChanges&feed=rss http://mustbookmark.me/story.php?title=great-tips-on-how-to-be-more-skilled-at-blogging http://www.hummaa.com/user/cake5badge http://www.hautecouturegames.com/profile/view/51294.html
Hello!
Hello!
Hello!

Add comment

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p><br>

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.