FOKUS 7: Des 2010 - Des 2011

-A A +A
Versi ramah cetakPDF version
FOKUS 6 | Agustus 2009
Benci tapi rindu, mencaci atau melucu? Sebuah refleksi personal lewat situs web SERASA
Farid Rakun
06 Agustus 2009


SAYA ADALAH orang yang memerlukan jarak. Pertama; didorong banyak konflik pribadi dan rasa frustrasi terhadap kehidupan Jakarta, saya hengkang dari kota kelahiran saya itu sekitar empat tahun yang lalu, apa lagi kalau bukan untuk menjadi berjarak dengan masalah-masalah itu. Kedua, pengakuan sebuah fakta gombal; dengan kepergian tersebut, saya sebenarnya dengan sadar berperan aktif terhadap manipulasi perasaan saya sendiri. Siapa tahu rasa benci dapat berubah menjadi rasa rindu? Karena bagaimana pun, tak bisa disangkal, Jakarta adalah bagian dari identitas saya.

Berkat perkembangan teknologi komunikasi, taktik saya bisa dibilang berhasil. Pertama; jarak membuat saya melihat segala sesuatu lebih jernih, lebih rasional, dan yang paling penting, sering kali lebih lucu.[1] Kedua; saya mencari pil-pil obat rasa rindu dalam berbagai macam hal. Obrolan dengan orang-orang yang jarang terjadi ketika saya berada di Jakarta jadi lebih sering, tulus (hal yang sulit ditemui di manapun saya berada), dan lancar; saya jadi lebih menghargai kualitas unik informal ibukota seperti pedagang makanan gerobak dan tersedianya ojek (yang sejujurnya mempermudah kehidupan sehari-hari, asalkan kita bukan pengendara mobil pribadi atau orang nekat yang mencoba mengalami Jakarta dengan berjalan kaki); dan yang ingin saya bahas di sini: mengobati rasa rindu lewat tertawa.

Dalam pengembaraan saya mencari sesuap tawa segenggam ikatan inilah, saya tersandung SERASA.[2] Mengutip pengantarnya, “SERASA adalah blog yang menguak misteri dibalik (sic) hal-hal lucu, aneh, tidak masuk di brain, dan ganjil yang terjadi di kehidupan kita sehari-hari, apapun itu bentuknya…” Tampil dengan format foto-foto seadanya dan ber-watermark besar, serta warna latarbelakang merah jambu muda yang ditabrakkan dengan huruf-huruf berwarna primer, sepertinya SERASA sudah ganjil dari sononya. Mari kita tengok pilihan objek lelucon SERASA: segala sesuatu yang diplesetkan, mulai dari “tersangka” biasa seperti kaos-kaos Mangga Dua dan sepatu berlabel Bubbery (tanpa “r”) (Gambar 1), sampai yang luarbiasa seperti papan restoran bernama Burger Queen yang tanpa malu (dan pastinya tanpa izin) mengadopsi tampilan visual Burger King (Gambar 2); ataupun kategori bebas seperti satu foto minuman botol berlabel Jeniper (singkatan dari Jeruk Nipis Peras) (Gambar 3). Objek-objek ini berkata kepada saya, bahwa ada satu kata yang tidak ditulis oleh Regina Kencana, sang editor, di pengantar blog ini: selain lucu, aneh, irasional, dan ganjil, SERASA juga garing.

MENGAPA SERASA LUCU?
Mengapa tidak? SERASA membagi kategori lawakan visualnya menjadi empat: “Fake Merk”, yang menyeret “tersangka-tersangka” utama tukang palsu merk-merk beken ke meja lawakan; “Wrong tulisan”, yang mencoba tertawa di atas kesalahan jujur orang lain, seperti tulisan ‘SEPAGETI’, ‘HOT DOK’, untuk warung berjudul ‘KAVE YAYANG’ (Gambar 4); “Cool Kampanye”, yang menyorot pengumuman atau iklan dengan hubungan yang tak jelas di dalamnya, seperti supermarket yang memberikan hadiah lima bungkus Indomie untuk setiap pembelian Rp150,000 (sudah saya ingatkan: garing) (Gambar 5); serta “Others”—berarti ‘and lain-lain’, buat yang tidak mengerti—yang memuat hal-hal seperti papan petunjuk Kantor Pos yang terbalik (Gambar 6), dan sebagainya.

Dengan atau tanpa sadar, pembagian kategori ini sudah memenuhi teori dasar tentang bagaimana menjadi lucu. Pertama, SERASA sebagai sebuah blog sudah menjadi sarana pelepas tekanan kejenuhan kaum yang mengerti bedanya Burger King dari Burger Queen dan dengan mudah dapat menjawab pertanyaan, ‘apa lucunya Buberry?’. Kedua, kategori “Cool Kampanye” berusaha untuk menggarisbawahi ketidakpantasan sebagai sesuatu yang lucu (sekali lagi: garing). Ketiga, dua kategori utama blog ini, “Fake Merk” dan “Wrong Tulisan”, mengizinkan pembacanya menertawakan kaum yang berseberangan dengannya: mereka yang dianggap tak dapat dengan mudah membedakan antara King dan Queen, atau mengetahui benda apapun yang bermerk Burberry, sang merk asal. Walaupun bila kita lihat lebih jauh informasi yang dikandung post ini, ternyata pemilik sepasang Buberry tersebut adalah ibu Regina sendiri![3]

Kita tentu dapat merasa lebih baik ketika melihat pihak lain dalam keadaan lebih buruk dari kita. ‘Jarak’ muncul kembali di sini, namun sebagai jurang pemisah, bukan sebagai pembantu proses pengertian terhadap sebuah hal. Adalah sesuatu yang lumrah untuk menertawakan orang lain karena kebodohan, kesialan, serta kesalahan orang lain. Sayangnya, humor semacam ini dapat disamakan dengan cacian, sehingga tak salah bila dimasukkan ke dalam kategori humor kelas rendahan. Sifat kekanak-kanakan jenis humor yang satu ini berpotensi menginjak-injak harga diri pihak korban.[4] Lucu: menertawakan kelas rendahan dengan humor rendahan; menghilangkan pretensi perbedaan kelas di antara yang tertawa dan yang ditertawakan. Paling tidak dalam ranah humor, ternyata si tertawa tidak memiliki selera yang lebih baik dari yang ditertawakan. Buat saya, inilah fakta yang membuat SERASA memang sudah lucu dari sononya.

ILUSI BARANG PALSU DAN SUBVERSI BARANG PLESETAN
Izinkan saya membelokkan perhatian Anda sejenak. Pada 2 Februari 2009 saya berbincang-bincang dengan Coki (bukan nama sebenarnya), seorang pemilik sebuah toko sandang di daerah Seminyak, Bali, lewat jendela Yahoo!Messenger. Dalam obrolan itu, ia mengutarakan maksudnya untuk mencari sumber penjual sepatu olahraga palsu untuk dijual kembali dalam toko miliknya. Ia berencana menempatkan sepatu-sepatu palsu ini sejajar dengan sepatu-sepatu asli dengan merk yang sama, dibedakan hanya oleh satu hal: harga.

Bila saya beroperasi dengan cara yang sama dengan SERASA, saya akan melakukan screen capture rekaman pembicaraan tersebut, dan mengolok-olok cara menulis Coki yang menyebut sneakers sebagai snickers (fakta bahwa Coki adalah seorang pengusaha produk-produk sandang untuk konsumsi kelas menengah atas membuat kejadian ini semakin jenaka di mata saya). Namun saya bukan Regina, jadi saya tak dapat menyulap hal tersebut menjadi sesuatu yang lucu bagi Anda. Hal yang menarik perhatian saya di kejadian ini adalah ilusi merk dalam rencana operasi si Coki. Apa yang ia rencanakan pada dasarnya bukanlah sebuah penipuan, karena ia mengomunikasikan dengan jujur sebuah komoditi dengan nilai sesungguhnya, sesuai dengan akal sehat dan kebijaksanaan umum: barang asli pasti lebih mahal dari barang palsu. Tak usah dijelaskan lebih lanjut, dalam buku catatan saya, ia tentu bersalah atas tuduhan pembodohan massal. Pertanyaan saya kali ini lebih ditujukan kepada para pembelinya (bila memang ada): kalau sudah tahu palsu mengapa dibeli lalu dipakai juga? Kalau memang identitas itu dibangun oleh diri kita sendiri dalam bingkai budaya di mana kita turut ambil bagian, kalau kita selalu memiliki cermin khayalan di mana kita melihat diri kita sendiri membeli dan memakai suatu barang karena konotasinya, bukankah kita seharusnya malu membeli barang palsu? Atau apakah rasa malu itu bisa hilang bila barang yang sama kita beli di jalan Seminyak, Bali, dalam toko yang jendelanya tertata rapi serta dikelilingi bule-bule; bukan lagi di tengah sesaknya pengunjung ITC ibukota, dalam sebuah lapak cilik yang memiliki sebuah jendela pun tidak? Mungkin cermin khayalan kita itu harus diubah menjadi cermin asli yang bisa merekam semua perbuatan irasional tersebut. Di titik itu, kita berhak—dan seharusnya bisa—tertawa keras tanpa perasaan bersalah sedikitpun.

Di sinilah barang-barang yang dipotret SERASA memainkan perannya. Barang-barang bermerk Buberry (tanpa “r”) ataupun Guci (dengan satu “c”), tidak menyediakan ilusi yang saya sebutkan sebelumnya. Saya menyebut barang-barang ini barang-barang plesetan, bukan barang palsu. Plesetan lebih menyentil bila dibandingkan pemalsuan biasa (bootleg) di mata saya.[6] Regina bukan sekadar berbesar hati ketika menyebut kelakuan ini sebagai “kekreatifan terpendam di balik ketidakkreatifan.”[7] Hanyalah kreativitas yang dapat mengelak pembahasan hak cipta dan kekayaan intelektual secara penuh seperti ini, seakan-akan berkata, “Orisinalitas? Apa pentingnya? Kekayaan intelektual? Apa haknya?”. Lengkapi bayangan Anda dengan lidah yang menjulur keluar dari sang pelontar pertanyaan-pertanyaan tersebut. Teruntuk para penghuni kota, bukankah SERASA, lewat dokumentasi plesetannya yang mengejutkan dan tak terduga, menawarkan semesta di mana kita bisa rehat sejenak dari kehidupan sehari-hari yang penuh dengan iklan produk-produk yang direncanakan dan penuh kontrol? Dengan menyadari secara penuh bahwa produk-produk ini dapat kita anggap metafora dari titik-titik hasrat nyata yang tak dapat diramalkan oleh perencana kota manapun, kita bisa menggunakan kekuatan produk-produk ini untuk mengambil alih kekuatan pasar.[8] Siapa bilang kegaringan SERASA hanyalah hasil dari olok-olok belaka? Siapa yang menganggap objek-objek pilihan Regina ini sebagai sesuatu yang negatif dan tak perlu dicermati?

KEASLIAN, MEDIA, DAN KENYATAAN
Kembali ke SERASA, izinkan saya kali ini berbagi sebagian hasil berbincang dengan diri sendiri. Tertawalah bila perlu.

Pertanyaan pertama: di samping jarak yang saya miliki terhadap objek-objek lelucon SERASA, apa yang mendasari saya memberikan nilai lucu pada perbuatan SERASA (buat saya, kegaringan adalah sebuah bentuk lucu yang tersamar)? Suhu ruangan adalah jawaban yang bisa saya tawarkan di sini. Segenap pengalaman saya terhadap SERASA selalu berada dalam ruangan dengan suhu terkontrol. Saya tidak melihatnya sembari rebutan tempat dengan pejalan kaki, pengendara motor, dan pedagang kaki lima di atas trotoar; juga tidak sambil duduk di atas kursi plastik murahan pinggir jalan ataupun kursi keras nan sempit ala Metromini. Saya mengalaminya di depan layar komputer, di atas kursi kantor yang cukup nyaman (walaupun produk tiruan Cina atas rancangan seorang perancang legendaris Amerika berharga seperempat barang aslinya), atau sambil tidur leyeh-leyeh di kamar berpendingin udara yang tak kurang suatu apa. Jarak yang diberikan oleh kamera dan layar komputer, dalam menjalankan tugas mereka sebagai medium, mengubah arti sebuah rangsangan visual dari sesuatu yang mengesalkan dan dapat diukur dalam santuan metrik, menjadi sesuatu yang menghibur dan diukur dalam satuan piksel. Keaslian, yang Regina letakkan sebagai syarat pertama sebuah objek untuk lolos seleksi dan ditampilkan oleh SERASA, diartikan sebagai keaslian proses pengambilan foto sang fotografer, sebagai kontributor. Dengan kata lain, objek-objek yang ditampilkan SERASA bukan merupakan objek tak bersumber jelas yang ber-seliwer-an sebagai surat-surat elektronik terusan dalam kotak surat kita. Dalam pengertian ini, asli adalah sebuah konsep pengalaman, bukan konsep kebendaan.

Pertanyaan lanjutan dari keadaan ini adalah konteks. Mari kita ambil satu contoh di sini, post tertanggal 9 Mei 2009, berjudul “Ada Kontraksi Di Bawah” (Gambar 7). Peletakan keterangan, “Lokasi: Bandara Soekarno-Hatta Terminal 2F”, adalah posisi mereferensi pada keaslian pengalaman seperti telah dibahas sebelumnya. Keterangan kedua, “Tuduhan: Shhhhh… Jangan berisik ada yang mau melahirkan”, serta teks yang berbunyi, “Hadooohh…ini bikin malu aja deh. Di bandara gitu loh. Kan disana (sic) banyak bule-bule bertebaran”, memberikan objek olok-olok ini sebuah nilai dalam konteks tempat dan waktu bayangan. Lubang lain yang tidak dihadirkan secara langsung, namun berperan memberikan persepsi yang utuh terhadap objek tersebut, dapat diisi oleh subjektivitas Regina, sang editor, yang bertanggungjawab menghadirkan sesuatu yang lucu ke hadapan pembaca blognya. Apakah SERASA, selain bentuk kelakar sektoral kaum tertentu yang digelar di ruang yang lebih mudah diakses siapa saja kapan saja? Bila SERASA punya saya, kesempatan ini akan memungkinkan sebuah improvisasi yang tak terelakkan: “Lokasi: Gaya Galeri, Ubud, pameran eksperimen Stephan Sagmeister | Tuduhan: WOW, jenius sekali! | Caption: Untitled, Jakarta, 2009.” Saya memang lebih memilih memaksa pemirsa saya untuk berbesar hati dan menertawakan diri mereka sendiri, daripada bergabung bersama mereka untuk menertawakan golongan lain. Walaupun Regina bilang bahwa “menghakimi itu murahan’”, menurut saya penilaian itu selalu tergantung siapa hakim dan terdakwanya.

Media komunikasi adalah sorotan selanjutnya. Fakta bahwa sekarang saya lebih sering dan tulus berkomunikasi dengan orang-orang yang saya anggap penting—menggunakan SMS, surat elektronik, Messenger dan Skype—dibandingkan ketika saya masih dapat menghubungi mereka secara nyata ketika tinggal dalam satu kota, adalah sebuah pengakuan ketagihan yang menuntut media untuk berkomunikasi. Saya adalah jenis makhluk dengan kebutuhan yang sama dengan Regina. Kebutuhan komunikasi kami tidak lagi dipuaskan oleh jenis komunikasi analog. Dengan terus-menerus mengadaptasi teknologi media komunikasi, kami selalu berharap bahwa proses komunikasi yang lebih kaya, lebih dalam, dan merangsang pancaindra + simulating, akan terus terjadi. Tak ada jalan kembali, saya tak bisa lepas lagi. Menengok hubungan saya dengan SERASA, ternyata harus saya akui bahwa ketergantungan tersebut bahkan sudah menjangkiti saraf tawa saya. Saya butuh bantuan alat komunikasi bahkan untuk sekadar tertawa. Dalam taraf tertentu, saya invalid dalam segi humor.


PEMBUKA PINTU-PINTU KEMUNGKINAN

Tidak disadari secara penuh oleh Regina—karena kenaifannya dalam membuat blog ini yang hanya didasari keinginan untuk berbagi bahan canda—bahwa apa yang dilakukan SERASA dapat dipakai secara lebih kritis untuk menggugat keadaan konsumtif masyarakat, juga pandangan budaya kita tentang apa yang dianggap nyata. Dengan bakat humor yang sudah ditunjukkan, bukan tidak mungkin bila sudut pandang dunia yang diadopsi oleh SERASA dapat menjalankan fungsi kritik sosial, yang menurut Bob Mankoff, editor karikatur majalah The New Yorker, adalah “membalik struktur kekuatan dan menggarisbawahi kekuasaan masyarakat”, menjaga kita semua dalam batas kewarasan.[9]

Walaupun Regina sendiri menyatakan kalau ia tak pernah berharap SERASA menjadi sesuatu yang besar, banyak pintu kemungkinan yang dibuka oleh SERASA untuk para pemirsanya. Mungkin lewat pintu-pintu ini, janji akan sebuah zaman tanpa acuan, yang seharusnya menghilangkan segregasi kelas dan kasta, akhirnya dapat terpenuhi.[10] Kali ini, yang diperlukan hanyalah imajinasi.

Kalau diserahkan pada imajinasi saya, inilah runutan perkembangan SERASA:

[1] Jadikan SERASA dalam bentuk buku. Tunggu dulu, ternyata Regina sudah melakukannya.[11]
[2] Buat versi internasionalnya. Tunggu dulu, ternyata orang lain sudah melakukannya.
[12]
[3] Buat perayaan produk-produk plesetan. Luncurkan perusahaan buyer atau butik khusus plesetan, bahkan mungkin bikin iklan dengan Dian Sastro sebagai modelnya? Tunggu dulu, minus Dian Sastro dan beberapa hal rinci lainnya, ternyata hanya dengan mengetik frase “chanel fake clutch bag” ke jendela pencarian Google, terbukti hal ini pun sudah ada juga pelakunya!
[13]

Terakhir: akibat keputusasaan atas imajinasi yang terbatas, bagaimana kalau kita ekori saja ketiga usaha yang saya sebut di atas dan meraup keuntungan finansial dan popularitas darinya? Lucu: meniru kesuksesan usaha-usaha yang operasinya didasarkan pada proses peniruan, dengan kata lain multi-level simulation. Lebih lucu lagi: gabungkan dengan operasi dagang yang menjangkiti orang-orang sekitar kita beberapa tahun terakhir ini: multi-level marketing. Hasil akhir yang kita dapatkan: multi-level marketing of multi-level simulation.

Melihat kualitas lelucon saya barusan, ternyata sudah jelas bahwa, tidak seperti Regina, saya memang tak punya bakat melucu.

Phnom Penh, Juli 2009

FARID RAKUN. Lahir di Jakarta pada 1982, ia belajar arsitektur di Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada 2000 - 2005. Setelah terjun ke industri konstruksi selama empat tahun dan menjadi tukang gambar di Bali, New Orleans, dan Phnom Penh, ia memutuskan untuk rehat. Selain menjadi redaktur Jurnal Karbon sejak Januari 2010, saat ini ia menjadi asisten dosen di almamaternya.




Gambar 1. Sepatu berlabel Bubbery (tanpa “r”)


Gambar 2. Burger Queen.


Gambar 3. Minuman botol berlabel Jeniper (Jeruk Nipis Peras)


Gambar 4. Kave Yayang.


Gambar 5. Supermarket yang memberikan hadiah lima bungkus Indomie untuk setiap pembelian Rp150,000.


Gambar 6. Papan petunjuk Kantor Pos yang terbalik.


Gambar 7. "Ada Kontraksi Di Bawah”.


Catatan kaki

[1] Lebih jauh, Steven M. Sultanoff, seorang peneliti humor, membagi jarak yang diperlukan untuk mengerti lelucon menjadi tiga: jarak nyata, jarak emosional, dan jarak waktu. Lihat: Steven M. Sultanoff, Levity Defies Gravity: Using Humor in Crisis Situations, 1995, http://www.aath.org/articles/art_sultanoff02.html (diakses 8 Mei 2009).
[2] Sebuah weblog yang menganggap keganjilan visual hidup sehari-hari itu lucu, http://serasasekali.blogspot.com.
[3] Tentang bagaimana menjadi lucu: “melepas ketegangan, mengedepankan ketidakpantasan pada sebuah situasi yang spesifik, dan menertawakan orang lain”, lihat: Marshall Brain, How Laughter Works, http://health.howstuffworks.com/laughter.htm (diakses 8 Mei 2009).
[4] Untuk pembagian jenis humor berdasarkan kedewasaannya tengok: Steven M. Sultanoff, What Is Humor, http://www.aath.org/articles/art_sultanoff01.html, di akses 2 Mei 2009.
[5] ‘[.. .] personal identity is an interpretation of culturally constructed notions of subjectivity.’
Heckman, Davin. Unraveling Identity: Watching the Posthuman Bildungsroman. http://www.ctheory.net/articles.aspx?id=594, di akses 8 Mei 2009.
[6] Berbicara tentang bootleg, ada sebuah usaha iklan PRADA menggunakan foto seorang bootlegger berkulit hitam sedang berjongkok dan menjajakan tumpukan barang dagangannya di sebuah pasar: tas-tas tiruan PRADA sendiri. Lihat: Rem Koolhaas, Content (London: Taschen, 2004).
[7] Semua kutipan pendapat Regina Kencana saya dapatkan dari obrolan lewat surat elektronik, tertanggal 6 Mei 2009.
[8] Penjelasan lebih lanjut tentang garis-garis hasrat tengok: Matthew Tiessen, Urban Meandhertals and the City of ‘Desire Lines’, http://www.ctheory.net/articles.aspx?id=583 (diakses 8 Mei 2009).
[9] Dikutip dalam Liz Alderman, "I’m Penniless, but the Laugh’s on Them", 28 Desember 2008, New York Times. Lihat: http://www.nytimes.com/2008/12/28/fashion/28lolfed.html?scp=24&sq=humor&... (diakses 8 Mei 2009).
[10] Sebagai konsekuensi dari keadaan di mana “dunia terlahir kembali sebagai perpanjangan fungsi diri dan lokasinya, bukan lagi suatu kenyataan yang objektif dan empiris.”. Aron Hsiao. Produce/Deduce/Simulate: The Electronic Display and the Age of the Hyperreal. Lihat: http://www.ctheory.net/articles.aspx?id=595 (diakses 8 Mei 2009).
[11] Regina Kencana, Kpleset! Gerundelan tentang Gaya Hidup. (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2009)
[12] Khusus untuk perbandingan lelucon-lelucon salah tulis dalam bahasa Inggris dalam kebudayaan Asia timur, tengok: http://www.engrish.com.
[13] Sebuah usaha brilian berbasis seni yang bermula dari tas rajutan, diberi nama The Counterfeit Crochet Project, yang menggabungkan kritik terhadap industri manufaktur, pembentukan imaji, dan kritik terhadap budaya konsumtif serta hak cipta. Lihat: http://www.counterfeitcrochet.org/ (diakses 23 Mei 2009).

Komentar

ray ban sunglassesindianapolis colts jerseysmichael kors handbags wholesalelos angeles clipperschaussure louboutin pas cherghd flat irongolden state warriorschristian louboutin shoesmichael kors outlet onlinechristian louboutinugg outletcanada goose jacketsmichael kors handbags49ers jerseymichael korspandora outletcheap jordansmichael kors outletmichael kors handbags cheapnike trainers ukmichael kors outletray ban sunglasses uknew york knicks jerseypolo ralph laurenmiami heatcoach outletoakley sunglassesmont blanc pens outletdenver broncos jerseyspolo ralph laurencheap ray ban sunglassesmiami dolphins jerseysomega watchesoakley sunglasses wholesalegolden state warriors jerseysnike tn pas cherpandora jewelrytexans jerseyscheap ray ban sunglassesatlanta falcons jerseylions jerseysmichael kors outlet onlinelouis vuitton outlettoms outletcanada goose outletmichael kors handbags salemichael kors uknba jerseysnike huarachemichael kors handbagsskechers shoeschristian louboutin outletmichael kors outletcheap ray ban sunglassesnew balance shoesmichael kors handbagsray ban sunglassestoms shoesmichael kors handbags wholesalejimmy choo shoesjets jerseycheap oakley sunglassesvikings jerseysunder armour outlettrue religion outletchicago bullscoach outletmichael kors outletchristian louboutincoach outletjimmy choochicago bulls jerseymichael kors handbags wholesalecoach outlet onlinemichael kors outletmichael kors handbags wholesalesan antonio spurs jerseysoakley sunglasses salepittsburgh steelers jerseymichael kors outletcheap uggstoms outletcanada goose jacketscanada goose jacketsabercrombie and fitch kidsnorth face outletoakley sunglassesair jordan ukchicago bears jerseystrue religion jeanscleveland cavaliers jerseyjordan shoescoach outlet onlinemichael kors outletnike blazer pas chercoach factory outletcleveland cavalierstrue religion jeans saleboston celtics jerseynorth face outletmichael kors handbagstitans jerseymichael kors handbags outlettiffany and conike roshekansas city chiefs jerseysmichael kors handbagsmichael kors handbagsburberry outletomega watches for saletiffany outletcanada goose outletcanada goose jacketsmichael kors handbagsoakland raiders jerseysreplica rolexcheap nba jerseyslouis vuitton outletoklahoma city thundernew orleans saints jerseysmichael kors outlet onlinereebok outletcoach outlet store onlinemichael kors outlet onlineadidas nmdpandora charms sale clearancecheap ray ban sunglassescheap jordansed hardyugg outletbrowns jerseysgucci outletcolts jerseysfitflops shoesoakley sunglasses wholesalenike air huaracheversacereplica rolexlongchampschristian louboutin shoescoach outlet store onlinenew york giants jerseyscanada goose outletchristian louboutin outletnike air huarachedolce and gabbananorth facenike storecheap michael kors handbagsthe north face outletcheap nhl jerseysnike air huarachefitflops sale clearancemichael kors canadanorth face ukcheap nfl jerseys wholesaleburberry canadaugg outlet clearanceconverse shoesfitflopsjerseys wholesalemoncler jacketscowboys jerseysmichael kors handbagsnike outlet storeoakley sunglasseslouis vuitton outlet onlinereebok shoescheap jordans for salepandora jewellerychristian louboutinnorth face jacketsnorth face jacketslos angeles lakersmichael kors handbagsunder armour shoesoakley sunglassescardinals jerseypandora jewelrytiffany jewellerymoncler outletcheap jerseys wholesalecarolina panthers jerseycheap basketball shoesmichael kors handbagstiffany jewellerymichael kors outlet clearancecheap nfl jerseyscincinnati bengals jerseysoklahoma city thunder jerseysmoncler jacketsgucci sito ufficialecheap oakley sunglassesoakley sunglasses wholesalecleveland cavaliers jerseysuggs outletcheap nfl jerseysuggs outletreplica watchessnow bootsgucci outletchristian louboutin shoesthe north facesalvatore ferragamomichael kors outlet clearanceminnesota vikings jerseysjordan shoestiffany and co outletseattle seahawks jerseyscheap ray ban sunglasseschiefs jerseymichael kors outletoakley sunglassescheap nike shoes saletoms outletlos angeles clippers jerseysmichael kors outlet storerolex watchescleveland cavaliers jerseyoakley sunglasses salebroncos jerseysnew england patriots jerseysnorth face jacketsmichael kors handbagsnike huarache trainersfitflops sale clearancesaints jerseysmichael kors outlet storeray ban sunglassestoms outlettiffany outletjacksonville jaguars jerseymichael kors factory outletmichael kors handbags outletwashington redskins jerseyscheap oakley sunglassesmichael kors outlet clearancetiffany outletkobe 9 elitenike air max 90canada goose outlethugo boss salecheap jordan shoesgucci outlet onlineed hardy ukcarolina jerseyssalomon shoesmichael kors handbagshermes beltsmichael korskobe 9michael kors handbagsmichael kors handbagsdallas cowboys jerseynike blazerchristian louboutin outletcheap ray bansdolce and gabbana shoeseagles jerseyslouis vuitton handbagsnhl jerseysmoncler outlethollisterchristian louboutin salenew york knickslos angeles lakers jerseysreplica watcheslos angeles lakersmont blanc pensnike outletugg outletinstyler max 2ravens jerseysray ban sunglassesmichael kors outletpandora outletnike trainers ukraiders jerseyschristian louboutincheap jordan shoesray ban sunglassescanada goose outletnike air force 1jaguars jerseyconverse trainersair force 1 shoestrue religion jeanscoach outlet onlinenike tnmichael kors uklebron shoesray ban sunglasses uklouis vuitton pas chertoms shoesmichael kors outletcheap jordansarizona cardinals jerseyssan diego chargers jerseysmlb jerseyscanada goose jacketsnorth face outletgiants jerseyugg outlettiffany and colongchamp bagslos angeles lakers jerseysmichael kors handbags clearanceugg outletjordan shoesbaltimore ravens jerseysseahawks jerseyoakley sunglassescanada goose jacketsralph lauren outletyeezy boost 350michael kors outlet clearancemichael kors handbags outletmichael kors outlet onlineray bansmichael kors outlet clearancetoms shoesbengals jerseymichael kors outletugg boots ukrolex replica watchessan antonio spurscoach outlet storenike trainersnike blazer pas cherchristian louboutin shoesmichael kors handbagsmichael kors handbagsugg bootsugg outlet ukmichael kors handbags clearancecheap ray ban sunglassestiffany and covalentino shoesmichael kors handbagsmoncler outletmichael kors outlet onlineralph laurencheap oakley sunglassesugg outletredskins jerseysmichael kors handbags salemichael kors handbagscheap nike shoesray ban sunglassespandora jewelryugg outletlebron james shoesugg bootsmichael kors handbagsecco shoesnew york jets jerseysair max 90cheap michael kors handbagspolo ralph lauren outletboston celticsgreen bay packers jerseysed hardy clothingcanada goose outletmichael kors outlet onlinechristian louboutin outletray banscheap oakley sunglassesnorth face jacketsgucci handbagsversace shoessac longchampsan francisco 49ers jerseysmichael kors outletlouis vuitton outlet onlinenorth face jacketssupra shoes salecanada goose outletgucci handbagssupra shoescanada goose jacketsmichael kors handbagsuggs outletcoach handbagsbasketball shoesnike roshe runcanada goose jacketsrolex replicacheap jordans free shippinggucci borsecheap michael kors handbagsmichael kors handbagsabercrombie and fitchcleveland browns jerseysmichael kors handbags wholesalenike free 5ralph lauren outlet onlinemichael kors handbags clearancemichael kors outletmichael kors handbagsnba jerseysadidas nmd runneryeezy boost 350 whitepandora charmsoakley sunglasses wholesalebears jerseysnike trainerscanada goose outletasics shoesnew balance outletmichael kors handbagsmichael kors handbags outlettiffany jewelrynike huarachemichael kors ukcanada gooseskechers outletthe north face outletray ban sunglassestiffany jewelleryasics running shoesed hardy outletnike store uklongchamp le pliagetoms outletmichael kors handbags onlinecheap oakley sunglassestennessee titans jerseynike freepolo ralph lauren outlettiffany jewelrydolce and gabbana outletsteelers jerseyssalomon bootsadidas nmdtiffany jewelrytoms shoesecco shoesbirkenstockshouston texans jerseyscheap oakley sunglassescheap mlb jerseysralph lauren pas chertiffany and cochristian louboutin shoesdolphins jerseysmichael kors outlet clearancechristian louboutin saleoakley sunglassespackers jerseysghd hair straightenersbirkenstock sandalstiffany and cochristian louboutin outletmoncler outlet onlineoakley sunglasseshermes beltnba jerseys wholesalecheap oakley sunglassesdetroit lions jerseyslouis vuitton outletmichael kors outletinstyler maxlouis vuitton sacscheap nba jerseyscanada goose jacketsmichael kors outlet storenike blazermichael kors outletfalcons jerseyhollister clothingferragamo shoesbuffalo bills jerseysugg outlethugo bossnike huaracheray ban sunglassesgucci outletmichael kors handbags outletgucci bagspatriots jerseysnike huarachecheap oakley sunglassesmiami heat jerseypandora charmstiffany outletray ban sunglassesmichael kors handbagsbills jerseysgucci outletmichael kors handbags clearancered valentinotiffany jewelryarmani exchangethe north facephiladelphia eagles jerseysarmani exchange outletcheap jordansmichael kors outletpandora outletnike blazer lowray ban sunglassesoakley sunglassesuggs outlettoms shoeseccoray ban sunglassesugg bootsmichael kors handbagssnow boots for womengucci salecoachhugo boss saleoakley sunglassescoach factory outlet onlinechaussure louboutinugg bootsadidas nmd r1tiffany jewelryreplica watchesyeezy boost 350 blackgucci outlet onlineecco shoes outletcheap oakley sunglassesmichael kors handbagschargers jerseyshugo boss outlet

HSP

This is a very good tips especially to those new to blogosphere, brief and accurate information…It is really what I wanted to see hope in future you will continue for sharing such a excellent post.

This is a very good tips especially to those new to blogosphere, brief and accurate information… Thanks for sharing this one. A must read article.

This is an excellent post I seen thanks to share it. It is really what I wanted to see hope in future you will continue for sharing such a excellent post.

The Civil Guard of the Region of Murcia has developed two inquiries related to thepurchase of terminals of mobile telephony and high in telephone lines carried out bythird parties, which culminated with the arrest of two people and the imputation of athird as alleged authors of the crimes of fraud and identity theft. You have clarifiedeleven criminal acts committed in the provinces of Murcia, Alicante, Toledo andMadrid. 

Add comment

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p><br>

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.