FOKUS 1 | Maret 2007

-A A +A
Versi ramah cetakPDF version
FOKUS 5 | Februari 2009
Lagak Benny dan Mice di Jakarta
JJ Rizal
02 Februari 2009


BULANNYA SEPTEMBER, tahunnya 2007. Terperanjat, para pecinta kartun terlompat dari tempat duduknya. Kaget. Dua orang kartunis, Benny Rachmadi dan Muhammad Misrad yang lebih dikenal sebagai Benny & Mice, menerbitkan buku Jakarta Luar Dalem.

Tahun itu memang istimewa bagi Benny dan Mice. Genap satu dekade sudah mereka berkarya bersama. Namun satu dekade adalah masa yang pendek untuk menilai sebuah komik berhasil atau tidak mencerminkan zaman. Komik yang berhasil dianggap demikian biasanya beredar selama beberapa dekade, seperti komik Charlie Brown yang terbit sejak 1952. Komik Put on yang pernah terkenal di Indonesia—terutama terkait dengan kehidupan masyarakat peranakan Cina di Indonesia atau Jakarta khususnya—memerlukan waktu lebih daripada 30 tahun untuk dinilai sebagai cermin zaman. Jangka waktu nan panjang itu akan memberi cukup bahan untuk mengikuti perubahan politik, sosial, dan budaya yang terjadi.

Tetapi berani sumpah, dalam hal sejoli Benny dan Mice, satu dekade bukan berarti hanya cukup untuk melihat keberhasilan mereka berevolusi dari segi teknis. Atau bagaimana mereka berhasil menghimpun banyak pembaca, karena berhasil membuat pembacanya merasakan “hidup sedikit bertambah cerah” di tengah kehidupan kota yang penuh rasa frustrasi dan stress. Satu dekade sangatlah berarti karena dalam menggarap karya, keduanya telah menggabungkan dua cara kerja, yaitu proyek buku terjadwal dan komik strip.

Mulai 1997, bersama Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), keduanya terlibat proyek penerbitan serial Lagak Jakarta. Sampai 2007, mereka telah menerbitkan tujuh judul: Trend dan Perilaku, Transportasi, Profesi, Krisis.... Oh.... Krisis, Reformasi, dan (Huru-Hara) Hura-Hura Pemilu ’99. Bahkan KPG, yang pertama menemukan dan membidani kelahiran sejoli Benny dan Mice, menerbitkan kembali Lagak Jakarta edisi koleksi, dengan menggabungkan enam seri dalam dua buku sebagai tanda sepuluh tahun Benny dan Mice berkarya. Tak berapa lama, KPG juga menerbitkan karya lain mereka, 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta. Pada saat bersamaan pula, Penerbit Nalar menerbitkan kumpulan komik strip Benny dan Mice di harian Kompas sebagai buku Kartun Benny & Mice: Jakarta Luar Dalem. Kemudian menyusul seri keduanya, Kartun Benny & Mice: Jakarta Atas Bawah, setelah diseling oleh Kartun Benny & Mice: Talk About Hape. Sampai Oktober 2008, masing-masing kumpulan komik strip itu sudah terjual lebih daripada 25.000 eksemplar.

Inilah yang memungkinkan tersedianya cukup bahan untuk menimbang karya Benny dan Mice sebagai karya yang disebut Bre Redana sebagai “sangat relevan dengan zamannya”, terutama kehidupan masyarakat Jakarta pada masa akhir Orde Baru dan menggelindingnya zaman baru alias Orde Reformasi.

ADA KARENA KEKACAUAN JAKARTA
Dalam sebuah wawancara radio, Wimar Witoelar berhasil mengorek keterangan dari Benny dan Mice, bahwa karya mereka lahir dari kacaunya situasi Jakarta yang membuat ibukota ini menjadi hunian dengan penghuni yang “keadaannya lucu”.

Ihwal kekacauan perkembangan Jakarta yang membuahkan kehidupan konyol itu sebenarnya bukan hal baru. Hal ini setidaknya telah diendus ketika pada 1995 sejumlah akademisi Indonesia-Belanda dari pelbagai latarbelakang ilmu berkumpul di Leiden, Belanda, untuk membahas perkembangan Kota Jakarta dan penghuninya, yang hasilnya kemudian dibukukan sebagai Jakarta-Batavia: Socio-cultural essays pada 2000. Lantas pada 2003—hampir bersamaan dengan mulainya Benny dan Mice menjadi pengisi tetap rubrik kartun di Kompas Minggu—pengamat kota Marco Kusumawijaya menerbitkan buku kumpulan esainya, Jakarta: Metropolis Tunggang Langgang.

Jakarta memang kota yang tergopoh-gopoh, bahkan tunggang-langgang. Sebagai ibukota Indonesia, ia mengalami banyak perubahan luarbiasa, terutama dalam beberapa dasawarsa setelah perang. Migrasi penduduk yang sudah menjadi fenomena sejak Jakarta masih bernama Batavia, berlanjut selama periode itu pada skala lebih besar, sehingga menjadikan komposisi kelompok sosial di Jakarta sangat beragam. Penduduk Jakarta bukanlah orang-orang yang dipilih secara khusus dan mereka telah terpengaruh oleh gaya hidup dan budaya metropolitan yang sibuk. Jakarta adalah sebuah kuali pelebur (melting pot), tempat orang Betawi, Batak, Sunda, Jawa, Makassar, Cina, Arab, sampai India lumer jadi satu. “Di Jakarta, Tuhan sedang membuat orang Indonesia,” ujar Lance Castles. Jakarta adalah satu-satunya kota yang paling Indonesia.

Laju perubahan terasa lebih hebat lagi pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Perubahan dalam periode ini sangat berbeda dengan sebelumnya karena skala pelebaran kota menjadi sangat besar, melibatkan banyak sekali pembangunan, dan memapankan penggabungan Jakarta dengan wilayah sekitarnya yang terkenal sebagai konsep Jabodetabek yang telah dimulai sejak 1970-an.

Metaformosis perkotaan yang cepat itu semakin menjadikan Jakarta paling unggul di antara kota lain di Indonesia, disertai perubahan fundamental gaya hidup penduduknya, terutama yang berasal dari kelas menengah dan atas. Pada satu sisi, mereka mempertahankan kebudayaan daerah masing-masing, di sisi lain mereka merupakan bagian dari kebudayaan metropolitan atau nasional yang belum terbentuk.

Di bawah kendali rezim tamak Orde Baru, Jakarta rupanya dipacu lari tunggang-langgang ke arah yang salah. Kota dan ruang hanya menjadi alat pertumbuhan. Akibatnya, masyarakat Jakarta kecolongan kesempatan untuk menikmati kota yang tujuan sejatinya adalah sebuah permukiman manusia. Jakarta tidak mengarah ke metropolis yang diimpikan, melainkan ke arah miseropolis, kota yang bergelimang kesengsaraan, semrawut tak terkendali, tanpa identitas dan keanggunan serta kemesraan, miskin akan fasilitas dan utilitas kota, yang mengakibatkan penderitaan bagi masyarakatnya. Arus reformasi politik yang pecah pada 1998, tidak saja melengserkan Soeharto tetapi juga merobohkan sistem lama yang melindungi Jakarta dari dorongan masyarakat agar memiliki pemerintah yang transparan. Segera tampak bahwa kekacauan Jakarta itu sungguh bukan suatu ceracau sejumlah pengamat belaka.

Tahun-tahun Benny dan Mice mencipta adalah saat puncak segala masalah yang digambarkan oleh para pengamat itu mulai tampil sebagai kenyataan. Saat itu, siapa pun dapat merasakan dan melihat betapa Jakarta mengalami kekacauan—kalau tidak disebut kegagalan—arah pembangunan. Tak terkecuali Benny dan Mice sebagai penghuninya. Namun bagi Benny dan Mice, kekacauan Jakarta adalah sumber inspirasi, mereka “bekerja sebagai pengamat yang berpandangan tajam… sebagai antropolog dan sosiolog par excellence”. Inilah fakta bahwa mereka hadir dengan kesadaran untuk ikut dan terus menempatkan diri bersama arus besar dari berbagai upaya pengungkapan dan pemahaman akan kehidupan dan berbagai persoalan kekacauan Jakarta yang hadir dan merebak sejak 1990-an.

BENNY DAN MICE: SEBAGAI MANUSIA DAN KARTUN
Benny Rachmadi alias Benny lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, 23 Agustus 1969. Besar di Samarinda dan sejak kecil senang menggambar, ia bercita-cita belajar desain grafis di Jakarta. Maka pada 1986, ia pindah ke Jakarta untuk kuliah di Jurusan Desain Grafis di Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), tempat ia kemudian bertemu dengan anak Betawi (?) kelahiran 23 Juli 1970, Muhammad Misrad atau Mice, yang juga menempuh Diploma 3 di jurusan yang sama pada 1988. Sejak SMA, Mice aktif mengirim gambar-gambarnya ke berbagai majalah dan ingin menjadi kartunis karena terkesan pada papan iklan.

Selama di IKJ itulah Benny dan Mice menjadi ‘teman seperjuangan’. Mereka berduet mengerjakan koran dinding IKJ. Di tangan mereka, isi koran dinding yang semula berupa tulisan ilmiah, dirombak menjadi kartun dengan tampilan kejadian sehari-hari. Di sana, muncul benih-benih reportase yang menyentil lewat medium kartun.

Adalah pemimpin redaksi KPG, Parakitri Simbolon yang kemudian melihat potensi Benny dan Mice ketika pada 1997-1998 mereka mengerjakan ilustrasi untuk saduran buku The Death of Economics karya Paul Ormerod. Demi melihat gambar mereka, KPG menawarkan agar Benny dan Mice membuat buku sendiri. Nama buku Lagak Jakarta adalah ide Parakitri Simbolon, sementara Pax Benedanto dan Chandra Gautama adalah redaktur KPG yang kemudian membidani kelahiran karya Benny dan Mice secara serius. “Pengalaman di koran dinding cukup membantu karena kami terbiasa bekerja sebagai tim,” kenang Benny.

Kejadian itu mengingatkan kita pada pengalaman serupa Kwo Wan Gie ketika memulai serial Put On. Ada peranan penting orang lain dalam membentuk sudut pandang dan ide mengembangkan karakter komik. Ang Jan Goan dan Kwee Kek Beng, manajer dan pemimpin redaksi Sin Po, adalah dua orang yang sangat membantu Kho Wan Gie. Sedangkan pada Benny dan Mice, tak bisa dinafikan peranan jajaran redaksi KPG yang dekat dan kuat dengan kajian sosiologi, menempa dan memasok ide bahkan bahan, serta membentuk kesadaran dini Benny dan Mice untuk membuat karya yang tak hanya menghibur namun juga bermuatan, lewat sudut pandang berbeda, yaitu kartun.

Berlatarbelakang itu, Benny dan Mice menjadi satu-satunya kartunis dalam sejarah kartun Indonesia yang begitu hadir sudah bersudut pandang dalam komiknya. Sebelum keduanya, Kho Wan Gie pun terkenal sebagai komikus dengan materi karya bermuatan. Namun selama 30 tahun Kho Wan Gie membuat kartun Put On, tak pernah sekalipun ia mengungkapkan bahwa kartun buatannya itu sebagai materi bermuatan. Pendapat ini baru datang belakangan, dan dari luar dirinya—oleh para akademisi—bahwa Put On adalah suatu dokumen sosio-kultural yang dari 30 tahun perjalanannya sebagai terbitan rutin, memungkinkan setiap pembacanya mengikuti berbagai perubahan politik, sosial, dan budaya masyarakat peranakan Cina di Indonesia, khususnya Jakarta, dan bagaimana mengatasi masalah-masalah khas kelompok sosial mereka.

Namun perlu diingat, dalam tiga serial pertama Lagak Jakarta, Benny dan Mice masih bekerja sendiri-sendiri. Seri pertama, Trend dan Perilaku (1997) dikerjakan oleh Mice. Meski kentara betul Mice menjadi “mesin fotocopy” kartunis Lat asal Malaysia, namun serial ini berhasil menggambarkan budaya konsumerisme dan snobisme masyarakat kelas menengah dan atas Jakarta sebelum krisis moneter 1998 (Gambar 1).

Sementara Benny hadir dengan seri Transportasi (1997) dan Profesi (1997), yang menggambarkan betapa tanpa angkutan umum yang andal, Jakarta adalah mimpi buruk (Gambar 2). Dalam penampilan perdananya ini, Benny memang terlihat kurang mendalam memasuki masalah, sebab hanya berfokus pada angkutan umum, tapi masih abai terhadap transportasi keretaapi Jabotabek yang menjadi ciri khas hubungan Jakarta dengan kota-kota satelitnya, dan sampai melupakan moda tranportasi pribadi di Jakarta, seperti pemakaian motor dan mobil mewah, beserta situasi dan kondisi jalan-jalan Jakarta yang buruk, yang tentu akan menambahkan aspek faktual dan kritikal tentang penggambaran Jakarta. Pada seri Profesi, tampak Benny berniat menguak Jakarta sebagai kota yang menawarkan harapan kehidupan alternatif dan kesempatan yang tersembunyi, terutama terkait dengan orang miskin yang datang dan menetap di Jakarta seraya bekerja apa saja sekenanya untuk bertahan, serta permukiman kumuh yang menjadi pilihan rasional untuk tinggal. Sayang, seri ini pun masih tampak canggung dan makin ke belakang menjadi kedodoran dalam mengemukakan ide “kota sejuta harapan”, hingga akhirnya seri ini lebih bisa disimpulkan sebagai semacam prototipe seri Lagak Jakarta: 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta (2008), selang sepuluh tahun setelah Profesi terbit. Yang terakhir ini, sayangnya, walaupun sudah dikerjakan berdua masih juga memperlihatkan kecanggungan dan kedodoran untuk menjadi karya tentang sudut pandang “orang biasa yang penting”. Tetapi yang menarik adalah, dari segi teknik, sejak mula Benny memperlihatkan kalau ia sudah mempunyai karakter sendiri.

Serial keempat Lagak Jakarta: Krisis… Oh… Krisis (1998), meski belum menggunakan nama Benny dan Mice, adalah detik kelahiran mereka sebagai sosok kartun (Gambar 3). Sekaligus momen pertama mereka berkarya bersama. Seri ini dibuka dengan gambar mereka berdua sedang asyik berjemur di pinggir kolam renang sembari santai ditemani minuman, seolah “orang sukses”. Di latarbelakang mereka, tampak siluet kota Jakarta dengan gedung-gedung jangkungnya dan tentu saja, Monas. Dan di balik segala kemewahan itu bersembunyi bahaya besar yang segera menyergap Jakarta: krisis moneter yang kemudian akrab disebut ‘krismon’.

Meskipun dari aspek grafis seri ini kurang memperlihatkan pemaduan gaya dan teknik gambar, namun dialog maupun komentarnya makin canggih. Isinya lebih menarik karena mencerminkan kehidupan sehari-hari dan masalah yang ada pada masa krisis moneter itu di Jakarta, saat gerak dan dampak krisis paling terasa. Masalah fundamental ekonomi Indonesia yang lemah, utang menumpuk, korupsi, kolusi, nepotisme yang mengakibatkan rupiah melemah dan krisis yang menyebabkan harga melonjak, aksi borong barang oleh masyarakat, pemutusan kerja massal, proyek bangunan terbengkalai, likuidasi bank-bank, juga “Gerakan Cinta Rupiah”, semua hadir di seri ini. Adalah menarik bahwa seri ini dibuka dan ditutup dengan gambaran kuatnya budaya konsumerisme dan snobisme kelas menengah dan atas Jakarta, sebelum maupun di tengah krisis ekonomi.

Pada seri selanjutnya, Reformasi (1998), pembaca disajikan grafis-bersama yang prima, komentar-dialog yang canggih, dan sebuah dokumen sosial-politik yang berbobot dengan latar-peristiwa meletusnya reformasi beserta dampak sosial-politik yang mengikutinya, langsung dari jantung peristiwa: Jakarta. Saking berbobotnya, terasa betul kali ini Benny dan Mice hendak menampilkan diri sebagai “analis politik”. Sejak awal keduanya sudah terlibat dalam dialog yang mempertanyakan keampuhan gerakan reformasi. Sebab sudah setahun kritis tapi belum juga terlihat tanda-tanda kemajuan dan perbaikan nasib. Lantas, melalui kilas-balik, keduanya memaparkan dasar-dasar kekuasaan politik dan praktik ekonomi Orde Baru serta model pembangunan yang dipilih. Krisis yang tiba lantas disambung oleh gerakan reformasi, lengkap dengan kisah mahasiswa yang mati dalam demonstrasi, dan penjarahan yang membuat Jakarta tak aman, serta pendudukan gedung MPR/DPR, termasuk kontroversi Presiden Habibie, kebebasan media, juga ganti baju para politisi dan ramai-ramai muncul partai baru. Yang terakhir ini kemudian diungkapkan lebih pada seri (Huru-Hara) Hura-Hura Pemilu ‘99, dan ini pun tak kurang semangatnya untuk tampil sebagai “analisa politik” berbentuk kartun dengan terlalu banyak kata-kata.

Pada tiga seri terakhir, Benny dan Mice tentu telah berjasa membuat sebuah rekaman sosial-politik Jakarta menjelang dan pada masa awal reformasi, berbentuk gambar. Namun, sebagai karya, tiga seri tersebut lebih mendekati sebuah kaleidoskop bergaya kartun politik (Gambar 4). Sebagaimana disebut oleh Ray Soemantoro dalam Sinar Harapan, 26 April 2008, tiga terakhir seri Lagak Jakarta itu memang menjadi “hasil karya yang masih hangat bila dibaca hingga sekarang” tetapi terasa “sarat akan pesan moral, kalau tidak mau disebut menggurui”.

Pada Lagak Jakarta, sejoli ini akhirnya memang dibebani gagasan-gagasan besar untuk menampilkan kartun berkelas “laporan sosiologi” sebagaimana tersebut dalam halaman pembuka setiap seri Lagak Jakarta. Dalam situasi ini, bukan tak ada harapan untuk mendapatkan sebuah pengalaman otentik dan khas antara individu dan tatanan sosial, tetapi pada kenyataannya menjadi lain: individu tenggelam dalam arus peristiwa dan kehilangan peran dan perasaannya, sehingga berakhir dalam keumuman saja.

Adalah menarik untuk mencermati pengamatan Hikmat Darmawan, seorang pemerhati kritis komik Indonesia. Dalam sebuah ulasan atas komik Tita Larasati, Curhat Tita: a Graphic Diary, Hikmat sempat menyinggung bahwa “Komik Lagak Jakarta […] tak sepenuhnya bisa dikategorikan sebagai model komik biografis atau graphic diary karena masih mengandung kehendak menjadi komik fiksi”. Memang, pada masa-masa awal Lagak Jakarta terutama di seri Transportasi dan Profesi, Benny Rachmadi sempat menunjukkan gagasan komik sebagai medium untuk mendedahkan sepenuhnya pribadi seorang seniman atau bersifat otobiografis. Pembaca pun bisa menikmati pengalaman individual seniman sebagai pengalaman bersama, lengkap dengan aspek kritiknya, seperti pengalaman khas warga Jakarta yang sering pulang malam dan naik omprengan yang menuntut sikap curiga tinggi dan tak jarang berujung konyol, atau pengalaman naik metromini yang memaksa si seniman yang berbadan tinggi memilih duduk menyimpang ketimbang lurus ke arah supir tetapi mesti menekuk dengkul. Juga ketika si seniman sedang bernyaman-nyaman dalam bis dan tiba-tiba dipindahkan ke bis lain yang penuh sesak, ia cuma jadi penumpang, dan namanya menumpang maka boleh diperlakukan semena-mena.

Pengalaman-pengalaman individual yang disebut Hikmat sebagai pengalaman “jiwa gelisah” Benny yang sempat nongol itu, seharusnya memang bisa menguat pada Lagak Jakarta, apalagi Benny dan Mice pernah mengaku “amat sangat meneladani dan dipengaruhi oleh Lat” yang menjadikan model komik biografis dan graphic diary sebagai ideologi berkarya. Tak perlu sampai ke negeri tetangga, di Jakarta pun jauh sebelum Lat sudah ada Put On karya Kho Wan Gie yang kalau diperhatikan adalah model terdekat komik biografis dan graphic diary. Ideologi berkomik itu, pada Benny dan Mice memang sempat timbul-tenggelam, namun bukan berarti mati, sebab pada 2003 ideologi itu hidup kembali melalui harian Kompas yang memberikan mereka kesempatan untuk mengisi komik strip rutin setiap hari Minggu. Bukan saja sebagai sejoli kartunis tetapi juga sebagai sosok kartun di mana pengalaman individual keduanya dengan sekeliling menjadi titik sentral dari semua cerita kehidupan sehari-hari.


BENNY & MICE: TUBANGKE GILE ASAL GOBLEK

Kartun Benny dan Mice adalah penggambaran dari Benny Rachmadi dan Muh. Misrad sendiri. Benny dan Mice adalah warga Jakarta yang bertampang pas-pasan dan samasekali tak punya ciri pahlawan. Bila ia berusaha menjadi seseorang, sesuatu yang konyol pun terjadi. Potongan badan keduanya yang kerempeng juga mempermudah mereka digambarkan dalam berbagai situasi lucu.

Soal umur, kira-kira di atas 30-an tahun, atau mungkin 40-an, tapi tampak bahwa keduanya bertabiat dan berkelakuan tak ubahnya seorang ABG (Anak Baru Gede), saben-saben merenggangkan diri terhadap berbagai ikatan aturan. Di Jakarta, memang banyak sosok orang tua tetapi berkelakuan ABG. Bahkan orang Betawi punya ungkapan tubangke gile untuk menggambarkan orang tua dengan kelakuan masih seperti anak-anak.

Bagaimanapun, tubangke gile dianggap sebagai sesuatu yang tidak pada tempatnya dan sangat tidak patut. Namun, perilaku yang tidak patut itulah yang menjadi kunci keberhasilan komik strip Benny dan Mice di harian Kompas (Gambar 5). Sebab dari sanalah muncul satu aspek yang paling menarik, yaitu penggambaran petualangan dua orang lelaki penghuni Kota Jakarta yang tabiatnya—seperti kata Benyamin S—“asal goblek” alias seenaknya, asal saja. Dan sikap asal goblek yang merupakan implikasi dari pilihan menjadi tubangke gile ini menarik untuk diperhatikan sebab hal itu muncul sebagai cerminan—lebih jauh lagi penyikapan (kalau tidak bisa disebut sebagai budaya tanding)—terhadap Kota Jakarta yang ternyata tumbuh dan berkembang secara kacau, tidak sesuai kepatutan.

Kalau membaca dua kumpulan kartun Benny dan Mice: Jakarta Luar Dalem dan Jakarta Atas Bawah, tampak bahwa semesta komik Benny dan Mice adalah dunia yang tanpa kepatutan. Semesta yang berbeda sekali dengan Put On. Put On tinggal bersama ibunya yang selain suka mengomel juga penuh disiplin dan dua adik laki-lakinya yang suka cari perhatian dan menggodanya. Rumah mereka berupa rumah petak dengan teras di depan dan halaman kecil di belakang, di mana ia kadang bekerja, beristirahat, dan mengalami sebagian besar petualangannya. Dalam komik itu, beberapa karakter lain berperan, seperti kakak perempuannya yang menikah dan tinggal di tempat lain, dan pacarnya Dortji. Put On bekerja di sebuah kantor dan mempunyai atasan yang bisa membuat hidupnya sangat sulit. Untuk memberi kontras kelajangan Put On dengan kehidupan seorang pria berkeluarga, ia “diberikan” seorang teman, A Liuk, yang sering bermasalah dengan istrinya.

Sedangkan, Benny dan Mice selalu berada dalam situasi yang tak beraturan (Gambar 6). Meskipun selalu hadir berdua, dan dalam beberapa kesempatan digambarkan bahwa mereka serumah, tapi sering juga mereka tampil tak serumah, bahkan berhadapan sebagai dua orang yang tak saling mengenal. Adalah menarik bahwa Benny dan Mice sedikit sekali memperlihatkan aspek etnisitas dalam semesta komik stripnya. Tak pernah pula diungkapkan asal-usul mereka. Benny dan Mice adalah ‘manusia baru’, kalau tidak bisa disebut ‘manusia kota’, yang rupanya sudah berhasil—meminjam ungkapan Goenawan Mohamad—“menggosok-gosokkan punggungnya hingga beberapa sisa masa lalu yang melekat seperti daki itu kikis, makin pudar.” Tiada itu Cina, Batak, Betawi, Sunda, Jawa, Melayu, ataupun Bugis. Di dalam komik strip mereka, Jakarta benar-benar sebuah kuali pelebur.

Secara ekonomi, kehidupan mereka ditampilkan sebagai masyarakat kelas bawah, bahkan kaum miskin Jakarta. Tetapi dalam saat-saat tertentu, keduanya bisa tampil sebagai orang berpunya, kelas menengah, bahkan elite bisnis Jakarta yang ke mana-mana bermobil, nongkrong di kafe, atau bepergian dengan pesawat. Begitu juga dalam soal pekerjaaan. Tak ada yang bisa disebut sebagai pekerjaan tetap mereka. Keduanya secara bersama atau sendiri-sendiri silih berganti tampil dengan berbagai pekerjaan. Mulai sebagai bos, karyawan kantoran lengkap dengan jas-dasi dan jam kantor teratur, eksekutif muda dengan telepon canggih dan komputer jinjing, juga sebagai selebriti televisi atau pemain band yang sedang naik daun, sampai menjadi pekerja kelas bawah, bahkan buruh kasar. Tetapi yang terakhir itulah yang paling banyak, sebut saja misalnya penjaga WC umum, pengemis sedekah di kuburan, pemilik toko, tukang ojek, penjaga gerai telepon genggam, penjaja keliling perabot rumah tangga, tukang pijat, calo tiket, pedagang baju muslim, pedagang jajanan, satpam, tukang obat di pasar, supir bus Transjakarta, tukang jahit keliling, kurir, tukang cukur, tukang tambal ban, pedagang parsel, orang kantoran, sampai tukang sampah. Dalam situasi itulah mayoritas cerita dan petualangan keduanya berlangsung.

Kalau ada karakter lain yang keliatan agak teratur hadir, maka itu hanyalah tukang bajaj dan selebritis Dian Sastro. Soal istri dan pacar boleh dibilang kurang mendapat tempat, bahkan dalam satu seri digambarkan Benny yang menikah, tetapi sebentar saja sudah kembali kepada pasangannya: Mice. Di sini jelas bahwa Benny Rachmadi dan Muh. Misrad enggan untuk keluar dari perkawanan, memilih tetap sebagai tubangke gile, meskipun dengan begitu menghilangkan suatu kesempatan untuk memperlihatkan kehidupan laki-laki yang telah menikah beserta problematikanya, yang tentu saja akan memperkaya semesta komik strip Benny dan Mice.

Tapi kedua kartunis rupanya telah memilih karakter komik mereka untuk terbebas dari semua yang akan mematok pada satu model kehidupan. Ini sudah terlihat sejak di panel pertama, di mana judul yang terpampang bergambarkan Benny dan Mice dengan karakter yang selalu berubah. Terus berada di tengah bermacam profesi dan situasi serta fantasi kehidupan masyarakat Jakarta yang beraneka ragam itu, rupanya telah menjadi formula yang memungkinkan mereka menghadirkan ironi-ironi komikal, meskipun tak jarang berakhir slapstick belaka, model Srimulat yang menganggap lucu itu hanyalah ‘salah tempat’ dan ‘aneh’. Namun, seperti kata Bre Redana, salah tempat dan keanehan itu tetap saja mengundang tawa, sebab keanehan dan salah tempat itulah Jakarta.

Bagaimana tidak, Jakarta memang telah membuat banyak orang frustrasi karena kota ini gagal menjadi tempat hidup yang lebih baik. Sebagian warganya hidup tunggang-langgang di dalam dan bersamanya. Namun, sebagai metropolis yang menawarkan kesempatan kosmopolitan, ia tetap saja menarik banyak orang. Ia masih dicintai banyak orang, meskipun yang sinis dan benci juga ada banyak, segambreng. Banyak impian pribadi terpenuhi, sebanyak yang terburai di antara para pecundang, tetapi harapan kolektif tak pernah sampai, meskipun terdapat begitu banyak rencana dan kekuatan ekonomi. Banyak yang telah menyerah, tak lagi berharap, menjadi gusar, dan yang lain tak peduli bahkan sampai antipati, semata menarik diri dalam mimpi pribadi masing-masing. Rencana masih dibuat tetapi hampa harapan dan semangat bersama. Jakarta menjadi kota asing. Namun tidak ada pilihan lain, tenggelam dalam arus kota atau tunggang-langgang menyesuaikan diri demi bertahan hidup. Situasi dan mereka yang tunggang-langgang itulah yang menjadi titik berangkat kartun Benny dan Mice. Dari sana diambil cerita-cerita hidup di Jakarta yang sering kali terasa konyol, sebab berbagai kenyataan yang dialami penghuninya lebih fiktif ketimbang fiksi itu sendiri.

TALK ABOUT HAPE, BICARA TENTANG KONSUMERISME
Kalau ada aspek yang paling menyita perhatian Benny dan Mice, itu adalah konsumerisme di Jakarta. Ibukota ini adalah titik di mana gaya berpakaian, berbagai gagasan serta barang dari penjuru dunia paling banyak beredar di Indonesia. Dalam hal terakhir itulah, Jakarta dipacu sebagai unit dagang. Di sinilah konsumerisme merajalela, melahirkan snobisme.

Karya keduanya tentang konsumerisme bisa dianggap berhasil sebagai dokumen zaman. Dalam bukunya A History of Modern Indonesia, Adrian Vickers merujuk kartun mereka untuk menggambarkan tentang konsumerisme di kalangan elite sebelum krisis ekonomi di Indonesia. Tetapi bagi Benny dan Mice, konsumerisme tak hanya mewabah di kalangan elite, namun juga masyarakat kecilnya. Dan justru mereka inilah yang telah memunculkan perilaku “snob-snob” yang menjadi sumber kekonyolan dan kelucuan. Menurut mereka, mayoritas warga Jakarta hidup di bawah panji “lebih baik kurang berat badan daripada kurang gaya”, “mendingan ketinggalan busway daripada ketinggalan gaya”.

Kartun Benny dan Mice: Talk About Hape yang terbit pada Maret 2008, adalah karya yang bisa mewakili sikap mereka yang paling utuh akan mewabahnya jargon tersebut. Hape (handphone: telepongenggam) memang telah menjadi gaya hidup yang—dalam kartun ini—membebani hidup masyarakat Jakarta. Fungsi telepongenggam menjadi jauh dari fungsi asalnya sebagai alat komunikasi. Bagi Benny dan Mice, telepongenggam adalah contoh paling nyata ikhwal bagaimana konsumerisme itu menemukan mangsa empuknya. Sebab itu gaya hidup bertelepongenggam digambarkan lebih sering menekan, bahkan mengalahkan kebutuhan hidup lain. Sejak halaman awal, Benny dan Mice sudah memberikan ilustrasi, bahwa tanpa telepongenggam, seseorang di metropolitan Jakarta bukan saja akan merasa terkucil dan terancam hidupnya, namun bertelepongenggam sama artinya dalam situasi tercekik, bukan saja oleh belanja pulsa, tapi juga untuk terus mengikuti perkembangan modelnya.

Sebagai buku dengan tujuan membahas telepongenggam, Talk About Hape bisa dikatakan sangat berhasil dalam menyampaikan pesan akan mudaratnya benda itu. Saking lebih banyak mudarat ketimbang manfaat, bahkan buku ini diakhiri dengan adegan Benny dan Mice menjual telepongenggam ke Saidi Cellular karena ternyata hanya membuat—seperti kata Mice—“miskin amat”. Adegan akhir itu memang langsung terasa sebagai keputusan berlebihan, bahkan bodoh dan tidak arif, tetapi seharusnya adegan itu tidak membuat setiap orang kehilangan pesan yang ingin disampaikan, yaitu keinginan untuk menjadi lebih baik.

Telepongenggam sebagai simbol benda dan perilaku konsumerisme yang sebenarnya, sudah disoroti Benny Rachmadi dan Muh. Mirsad sejak pertama mereka berkarya. Bahkan hampir di setiap seri buku mereka, persoalan telepongenggam selalu mendapat perhatian lebih, seperti dalam Lagak Jakarta: Trend & Prilaku, Transportasi, Profesi dan Kartun Benny & Mice: Jakarta Luar Dalem dan Jakarta Atas Bawah. Adalah menarik, terutama dalam seri Jakarta Atas Bawah, bahwa telepongenggam tidak melulu ditempatkan sebagai sesuatu yang negatif, namun juga positif sebagai benda bermanfaat. Dalam konteks itu, bisa disebut bahwa Talk About Hape adalah puncak dari pembahasan telepongenggam sebagai simbol benda dan perilaku konsumerisme yang sebenarnya, tetapi tidak dapat disebut sebagai sebuah sikap yang final, kalau tidak bisa disebut ambigu.

AKHIR
Untuk saat ini, Benny Rachmadi dan Muh. Misrad telah membuat karya terdepan dalam komik Indonesia, bila dikaitkan dengan relevansi atas zamannya, terutama dalam konteks Jakarta, sebuah metropolitan “di mana Tuhan menciptakan manusia Indonesia”.

Meski sejak dini keduanya berniat membuat kartun dengan materi bermuatan, tetapi pada seri Lagak Jakarta, sudut pandang mereka sendiri tampak belum mantap. Lagak Jakarta adalah pengantar yang akhirnya membawa mereka menemukan Benny dan Mice sebagai satu formula menyiasati kenyataan kehidupan masyarakat Jakarta di suatu periode yang sulit secara sosial dan ekonomi, ke dalam ironi komikal. Menjadi tubangke gile asal goblek merupakan sikap protes atas pemerintah dan kaum berduit yang telah membubuhkan cap terlalu kuat pada Jakarta. Sebuah aksi perlawanan untuk sedapat mungkin seseorang mampu memiliki hak dan kesempatan berperan secara aktif memberikan cap pribadi atau kelompok pada Jakarta. Dalam konteks itulah perilaku nyeleneh, nyinyir bahkan kasar, keras, hingga subversif yang sering kali muncul, saben-saben nongol dalam karya mereka, mesti ditempatkan.

Sebab itu—terlepas dari keduanya sering kehabisan napas, diterpa berbagai krisis ide atau bahan, yang membuat karya mereka kurang menukik—selama satu dekade Benny dan Mice berkarya berdua, masyarakat Jakarta bahkan Indonesia bukan saja bisa melihat evolusi teknis dari kartunis terdepan Indonesia sekarang, tetapi juga pergulatan mereka dalam membuktikan filosofi berkomik supaya tak sekadar “more succesful in conception than in execution”. Suatu filosofi berkomik yang menantang, tentang bagaimana mereka menjadi saksi yang tegang dalam menyesuaikan diri dengan kecemasan di sepanjang perkembangan dan perubahan Jakarta sebagai metropolitan yang kacau.

Depok, Desember 2008

JJ RIZAL lahir di Jakarta, 1975. Ia kuliah di Jurusan Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Setelah lulus pada 1998, ia mendirikan Penerbit Komunitas Bambu yang banyak menerbitkan buku-buku ilmu pengetahuan budaya dan humaniora. Penerbit ini berkembang dan pada 2005 membuat sayap penerbitan Masup Jakarta yang khusus menerbitkan buku-buku sejarah dan sastra Jakarta. Selain menjadi editor buku, ia juga menulis di berbagai media massa. Selama 2001-2006 ia pernah menjadi kolomnis tetap tentang sejarah Batavia-Betawi-Jakarta untuk MOESSON Het Indisch Maandblad di Belanda. Karyanya telah dimuat dalam kumpulan Politik Kota Kita (Penerbit Kompas, 2006), Onze Ong: Onghokham dalam Kenangan (Komunitas Bambu, 2007), dan Sejarah yang Memihak: Mengenang Sartono Kartodirdjo (Ombak, 2008).



1. Lagak Jakarta Edisi Koleksi 1, “Trend & Prilaku” (Kepustakaan Gramedia Populer, 2007), hal. 27, 28, 30.


2. Lagak Jakarta Edisi Koleksi 1, “Transportasi” (Kepustakaan Gramedia Populer, 2007), hal. 190.


3. Detik kelahiran Benny dan Mice sebagai sosok kartun. Lagak Jakarta Edisi Koleksi 2, “Krisis …Oh …Krisis” (Kepustakaan Gramedia Populer, 2007), hal. 3.


4. Lagak Jakarta Edisi Koleksi 2, “Reformasi” (Kepustakaan Gramedia Populer, 2007), hal. 159.


5. Kartun Benny dan Mice: Jakarta Luar Dalem (Penerbit Nalar, 2007), hal. 11.

6. Kartun Benny dan Mice:Jakarta Luar Dalem (Penerbit Nalar, 2007), hal. 131.


7. Kartun Benny dan Mice:Jakarta Atas Bawah (Penerbit Nalar, 2007), hal. 11.


8. Kartun Benny dan Mice: Talk About Hape (Penerbit Nalar, 2007), hal 87 & 69.

Seluruh pemuatan gambar dilakukan atas izin dari penerbit. Terimakasih kepada
Pax Benedanto dari Penerbit
Kepustakaan Gramedia Populer dan Sidabutar Leo Tigor dari Penerbit Nalar.


Komentar

berarti karena dalam menggarap karya, keduanya telah menggabungkan dua cara kerja, yaitu proyek buku terjadwal dan komik strip.

Air compressor Parts from A Q Central Ltd. Providers of Compressor Manufacturers, Industrial Air Compressors and Screw Air Compressors.

If you want to become expert on this field, you should visit sexual enhancement pills and Setup Activate Profit Paul Ponna to find out more about it. Tips For Making A Productive Blog Page About Technologies Just before introducing your site, work on developing a concept. If readers are savoring your posts, they are much more interested in returning to study new entries. Regardless of whether amusing or significant in nature, any weblog can stand out if it is wonderfully and diligently made. Make your readers feel like you might be at any time present for them. Try communicating regularly, and make it the practice. Your readers will start to assume your business frequently once you create these contacts together. When you have work free of moisture of enthusiasm for your personal weblog, do not forget that other people besides your self could be frustrated. Whenever you setup your blog site, it can be best if you acquire your own domain name as opposed to utilizing a totally free internet site. Internet domain names are really low-cost, but do wonders for the reliability. This will likely permit end users to find you more quickly, and it will also help in terms of search engine optimisation. Encourage other writers who may have identified accomplishment to write down guest blog articles in your weblog. This produces far more good quality information. In addition, it implies more traffic for your personal blog site after folks check out your guest writers. Extend wedding invitations to many writers to assist you to improve your audience as well as the richness of the blog's information. Include images together with your posts. Pictures can show a lot more than words and phrases can say often. Website viewers prefer to see what you are writing a blog about. Graphics do show much more info than a variety of words and phrases. The successful consumption of photos will increase the design of your blog and entice followers. Consist of photos along with your blogposts. There is a lot of fact for the older proverb that certain photo is a lot more valuable then this thousands of words. This contains true when going over writing a blog. You want people to be fascinated enough to see your publish as well as get an idea of just what the submit is about before reading the full issue. As a result, it makes sense to health supplement your site content with pictures whenever feasible. Consist of the navigation buttons on your blog, so that your followers can get to you through social websites. Backlinking your site to well-known web sites like Youtube, Fb, and LinkedIn, amongst others, can certainly make a significant difference in the success of your blog. You will get several choices with these portals to communicate and include readers for your personal website. In order to construct and carry onto a big target audience to your website, very good content articles are crucial. Your blog site requirements posts that intrigue, inform, and amuse your readers. If your weblog consists of good quality and useful details, odds are substantial that followers should come again usually. In case your article is long, try and independent this article into paragraphs, and try to use subheadings. Your blog site will appear significantly better, be easy for folks to read through and comprehend, and present a bigger viewership. It is really an straightforward stage it is possible to use to acquire your writing a blog to a whole new stage. A prosperous blog writer realizes that running a blog is a complicated action. Treat it like a enterprise and constantly make an effort to enhance. Learn from skilled blog owners, and use a number of the strategies they are using. If you are generally studying new approaches to make the blog site much better, it can help you move ahead. Maintaining your personal passion and pleasure of the writing a blog method is very essential! In the event you don't enjoy producing your site, then odds are nobody will enjoy reading it. Look for a subject that you appreciate writing about. If you're excited about what you're composing, others will receive distracted by your passion as well. This information has presented some terrific suggestions that can aid you to make or broaden upon your blog site. Start using these concepts and your experience in making a weblog will be much easier, that can also help make your blog more pleasing to guests. Commence following them these days, and you may be sure to be ahead of the rivalry. Find the best advice on The Profit Academy and dodatna oprema za mobilne telefone .
If you want to become expert on this field, you should visit Read This and natural erection pills to find out more about it. Info Which You Can't Pass Up Should You Website Have you ever always wanted to blog however are without a hint with regards to the process? No matter if you will need common running a blog fundamentals or are trying to find distinct tips for increasing blog site performance, this information is right here to help you. Don't really feel intimidated. Due to proliferation of wonderful modern technology, you will likely locate operating a blog to be quite achievable. The following report provides fundamental suggestions to help you get on the right track to effective blogging. Use search engine optimization techniques to improve your blog's visitors. The entire point of your blog is to buy individuals to go through it, so you should ensure your internet site seems rich in the search results for appropriate search phrases. Choose specific, preferred keywords and phrases to utilize within both your blog site headline and through the entire entry alone in order that you get more visitors. Will not let blogging totally take over your way of life. You are going to come to be used up out should you don't allow yourself time from your laptop or computer. It is vital that you practice periodic splits. Walk around the prohibit. Satisfy some buddies for coffee. Do whichever pleases you but do something other that established at the computer 24 hours a day! Taking this time from the computer will allow you to give back refreshed to ensure you'll expect to generate outstanding information. Make your website unique. Stay with interesting, original content. Which include details that is difficult to acquire will attract visitors as well. Opt to discuss an original expertise, or a hobby the majority of people aren't acquainted with. Respond to common queries thoroughly. The theory behind this really is to give potential visitors a good reason to go to your site in contrast to all of those other versions out on the web. As you may produce your blog, think about purchasing your own domain name of your personal rather than employing cost-free sites. It's low-cost and will make the website appear much more expert. That is likewise easier for people to remember this is also true when you use relevant wording for your personal headline, or utilize your company's title. Compose blog articles about subjects that readers will be interested in. People have specific pursuits and chores that they do on a daily basis. For those who have a way of showing info on topics like this which will help these to become a little more effective, then proceed to blog site regarding this. In case your facts are not intriquing, notable and interesting however, you can expect to rapidly lose viewers and produce an not successful blog site. As an alternative, pick topics you are confident visitors will find exciting. Remember that you might want to draw in visitors in your site which is the point of operating a blog in the end. You have to choose subjects which you have plenty of desire about for the website. You are going to noise much better and much more natural, whenever you talk about subject areas that appeal to you. That way, you will be in tune with the visitors and get genuine writing a blog achievement. Keep your articles or content short and primary. Comprehensive protection is not any hesitation crucial, but creating a 2000-phrase blog post is a great way to ensure that it is never read for the conclusion. Weblog readers do not desire a post developed in a Shakespeare method, with unnecessary information. They would like to try the meat of your respective subject matter, not the seasoning! Publishing regularly is vital to getting a good weblog. Since new weblogs appear continually, if you do not article on a regular basis, followers are likely to find other weblogs to see. Despite the fact that readers is much more forgiving throughout the holidays and such, it is usually preferable to submit constantly. Always keep very long weblogs from hauling on by putting clear divisions. Your blog which is long might be excessive for your readers. Because of that, it is critical that you simply crack your longer blog sites into divisions which is often more easily study by anyone that reads your site. Pepper the world wide web with the blog posts. This tactic makes it possible to get yourself a wide selection of visitors. There is not any need to artificially limit your audience, in the end. You need to get your information out to the most important number of people together with the minimum quantity of hard work. Use every single electric outlet available on the internet to get a lot more focus to your blog site. Now you need to be much more ready for the industry of operating a blog and more ready to reveal your tone of voice with the entire world. Keep in mind, there are countless strategies to blog site. Things alter, so ensure you are generally trying to find new info to make use of in your blog site and you may usually do well. You can read more about this topic on pressplay review and Paul Ponna Setup Activate Profit Review .
To get more resources about the topic, please visit Herbal Erection Pills Scam and Herbal Erection Tablets Review . Strategies On How To Make Money In Internet Marketing Internet marketing has been extremely helpful to many companies. In case you have an enterprise and would like to use Internet marketing, then try these tips. Internet marketing entails utilizing available software program and modern day technologies. A business that breaks down to leverage the newest technological innovation and tendencies might not look skilled or reliable within the eye of potential customers. Demonstrate that you are generally in the leading edge, as well as your customers will admiration your selections and your products. Make sure your client can certainly locate a page in your website that effectively provides information about your products or services just before they purchase. They are going to truly feel they understand more details on what they are buying. Media is way more interesting and far less pushy when compared to a glut of sales text. Ensuring to incorporate captions inside your pictures is a great hint to use. Google search sets of rules will element the relevance of text message in the captions in to how pertinent your site is into a search term simply being searched. Great captions will help you to boost your position. Stand up able to response on their questions. Visitors go to your website because they would like to know more, and in case you are reluctant to supply the answers to their concerns, they will not stick to you. Providing them the data they need will satisfy their attention and helps them rely on you. Put in serious amounts of develop the internet style basic principles. There is lots of Web-page coding information on-line to assist you to understand web site design. Whenever you can dedicate just a few a few minutes a day, then shortly you will possess the basic expertise you should utilize on your own internet site. Good fortune is just not ample for your personal internet marketing endeavor, instead it is best to work tirelessly. There is no such story with regards to a organization that simply obtained fortunate in their success. Does the Coca Cola Business need to pay it's success to great good luck? They did not. It will require perseverance to promote a product or possibly a brand name. A great way to perform in your consumers is to offer a assortment of deals about the purchasing webpage of your website. By way of example, you can offer merchandise at one half-value in case the buyer orders placed a definite sum. You can get eliminate further stock, increase sales to make the buyer feel that received quite a lot. Also have a unique for the e-mails, whether or not the email is merely individual. It may serve as a digital calling credit card, and you will leverage the potential for large submission. There's no revealing which of your own email contacts may be in the market for some cat foods through your feline food website. Obtaining your business placed in Yahoo is the road to good results. A lot of people use Google each day to look, and it is crucial you will get your merchandise and business front and middle about the look for search positions of Yahoo and google. Simply being detailed on yahoo will help your company do well. Actually take the time to see how good of a product or service you give. All of the online marketing on the planet will not preserve an second-rate product. Making certain you do have a exceptional product to market will ensure the sales climb. Whenever you design a banner advert, try out so it will be unique. So attempt to liven up the way your banner ad advert seems and you will make men and women far more prepared to click on it. To conclude, your company needs web marketing to become profitable. The typical Television and print out methods are supplying way to the potency of the Internet. By keeping the ideas in this post useful, you may make Website marketing an effective company undertaking. Stop by this blog where you can find out all about marketing roadmap bonus and steklo za samsung galaxy s4 .
We would suggest you to read more information about this here: erection pills and Anik Singal Inbox Blueprint review . For Aid In Creating Your Site, Study These Pointers It is common expertise that a effective internet site requirements great web design. Since there is a lot of information readily accessible about them, and furthermore, as concepts modify so frequently, it might be hard to inform yourself regarding how to style an excellent site. Thankfully, studying this post is the right starting point. Read on to find the most updated, powerful information available on the internet. Speed is essential on-line, so make certain your pages weight easily. Should your site will take ages to fill, they will scrub their fingers of your respective website and discover one that lots inside a reasonable period of time. Be careful in policing your web site for content that has been outdated or outdated. In case your webpage characteristics an occasion that currently took place, men and women will never be enthusiastic about studying more of your posts. It is an expectation from users that you simply keep the site whilst keeping your details fresh, otherwise they think your internet site is unwell-stored or deserted. Be certain to review your site frequently to eliminate out-of-date things and add fresh, new information. Publications can make replicate visits. By offering your visitors a chance to always keep current on the site solutions, you enhance their customer loyalty. Place the kind for sign-up in the sidebar or on top of the pages within your website, and monitor those that sign up. Remain on the honest pathway and simply send publications to end users who require them. You can create a web site using free application. You can use a large amount of cost-free instruments to assist the structure of the site, so check to the software program that is accessible to you. Getting great totally free application does require much more legwork, however. Eliminate burst-up house windows coming from all pages on your own web site to produce a user-friendly practical experience. While you could find grounds to obtain them, your visitors will discover them bothersome. It's probable that many of the visitors can't even discover them as a result of web browser configurations, so make them happy and stay with one home window at the same time. White-colored is regarded as the popular track record shade on the internet for a cause. White colored qualification trigger your articles to be easily observed, and yes it gives your blog a trustworthy sense plus a more professional appear. Nuts backdrops can just trigger frustration to make your content grow to be shed. Additionally, it tends to make your web page seem far less specialist. Qualification ought to be simple and simple. Choosing a professional hunting font is really a website design concern. Consider the typeface of your internet site and you will identify whether it's specialist. Tend not to use exotic typefaces that can be missing from several visitors' pcs or older-used typefaces including Comic Sans. In case your visitor doesn't have the typeface you need, their web browser will alternative a default typeface alternatively, perhaps tossing the layout of your complete site away. Use typical browser fonts so that your customers don't see unpredicted variety layouts. Replica may be the finest kind of flattery, but when it comes to website design it's crucial that you build your own concepts. You are able to combine styles of your very own, together with other suggestions that you borrow off their internet sites. Subsequent via with this stage will make your current layout far better. Feature a look for develop in your property website, along with on your entire other pages. This can maximize functionality by making it easier for website visitors to get around. This feature can be included with ease, and it is a worthy addition to any web site. Captchas are helpful to prevent computerized signing up, but should be used sparingly. Some captchas need the consumer to jump by means of hoops only to gain access to information. The only method they will remain on this page is when they're presently a participant that's committed to the site. A properly-designed site is essential. Even so, you can easily be overwhelmed using the huge amount of at any time-shifting information and facts that abounds about website design. Ideally, you are a little greater informed on the subject soon after taking a look at this post. Use this guidance to further improve or to create a fantastic site! Learn more about Marketing Roadmap Bonus and Best LegalInsiderBot Review .
Hmm іt lοoks likе ƴoսr site ate mу first сomment (it waas super lоng) ѕo I guess I'll just sum it սp whqt I hadd written and say, I'm thοroughly enjoyikng yοur blog. Ι too am an aspiring blog blogger bսt І'm still new to tɦe whole thіng. Do you have any poіnts fоr rookie blog writers? I'd genuinely аppreciate іt.
Hey there! I just wanted to ask if you ever have any issues with hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing several weeks of hard work due to no back up. Do you have any methods to prevent hackers?
I really like it when individuals come together and share ideas. Great website, stick with it!
Hi would yoս mind letting me қnow which webhost үߋu're utilizing? I've loaded your blog іn 3 dіfferent webb browsers аnd I must saʏ thiѕ bblog loads а lot quicker then mօst. Caan you ѕuggest a goօd interhet hosting provider at a honest price? Ҭhank ʏou, Iappreciate it!

Add comment

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p><br>

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.