FOKUS 1 | Maret 2007

-A A +A
Versi ramah cetakPDF version
FOKUS 7: Des 2010 - Des 2011
Taktik dan strategi gerilya untuk arsitektur sekolahan
Kristanti Paramita
07 Februari 2011



Membicarakan pendidikan arsitektur, tentu tak lepas dari membicarakan profesi arsitek. Debat kusir yang menyangkut penyelenggaraan pendidikan arsitektur selalu berkaitan dengan peran seorang arsitek dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali dielu-elukan secara semu bak pahlawan yang dapat mengubah dunia. Pada akhirnya terlalu banyak lulusan mahasiswa arsitektur yang harus menelan pil pahit di dunia kerja seperti yang dinyatakan dengan baik oleh Mark Wrigley, bahwa pada akhirnya  arsitektur tak menentukan apa-apa. Ia menyatakan bahwa dalam suatu ‘lingkung bangun’ (built environment), arsitek hanya terlibat dalam sebagian hal kecil, dan arsitek itupun hanya memiliki sedikit sekali kuasa akan hal kecil tersebut. Seorang arsitek bagi Wrigley, mungkin adalah profesi yang paling tak berdaya.[1] Tak heran jika kemudian peran seorang arsitek seringkali dipertanyakan, ditekan, disalahgunakan, bahkan dihilangkan.

Lalu, apakah makna menjadi seorang arsitek? Wrigley berargumen bahwa seni sesungguhnya dalam berarsitektur adalah merefleksikan lingkungannya melalui gambar, model, narasi, serta pemahaman akan kondisi struktur sosial yang berbeda. Alih-alih menjadi penentu utama keputusan, ia berpendapat bahwa seorang arsitek justru adalah pencipta kebimbangan dan polemik yang berfungsi mengundang klien atau penggunanya untuk berpikir secara berbeda, tak ubahnya seorang novelis atau sutradara. Kepekaan terhadap kondisi masyarakat menjadi penting bagi makna berarsitektur yang demikian.

Di sisi lain, peran semu arsitek bak pahlawan tersebut kemudian turut menyumbang salah satu masalah terbesar bagi pendidikan arsitektur masa kini, seperti pernyataan Peter Cook, yakni berjaraknya praktik arsitektur dari masyarakat luas.[2] Di Indonesia, hal ini mencerminkan kenyataan profesi arsitek pada umumnya, saat praktik arsitektur yang dikenal masyarakat hanya dapat dimonopoli oleh kelas ekonomi menengah ke atas. Eksplorasi berbagai macam isu dan kepentingan lingkungan tempat masyarakat beraktivitas, terutama masyarakat yang terpinggirkan, masih belum banyak dijelajahi arsitek, bahkan boleh jadi masih berada pada angan-angan belaka.

Pada umumnya, pendidikan arsitektur di Indonesia belum tanggap terhadap isu masyarakat menengah ke bawah yang sebenarnya memiliki peluang untuk menjadi wilayah eksperimen mahasiswa. Oleh karena itu, tidak heran ketika buku Gerilya Urban yang berisi karya-karya mahasiswa di Studio Perancangan Kontemporer Universitas Tarumanagara yang diluncurkan pada 26 Oktober 2010, berpotensi menjadi angin segar.[3] Walaupun mengangkat berbagai topik yang sudah umum kita temui dalam keseharian, di dalamnya terdapat apa yang disebut Wrigley sebagai eksplorasi penciptaan polemik yang mengundang orang untuk berpikir berbeda dari sebelumnya. Sasaran perancangan para mahasiswa berdasar pada refleksi terhadap beragam aktivitas kaum pinggiran di berbagai ruang publik di jalanan maupun di kantung-kantung permukiman padat Jakarta. Ragam aktivitas tersebut memungkinkan mahasiswa untuk melahirkan berbagai produk rancangan yang memiliki skala yang berbeda-beda tanpa terjebak dalam keharusan untuk membuat sebuah bangunan. Dengan sendirinya, intervensi mahasiswa tersebut memperluas batasan pada karya arsitektur.

Saat saya mencermati keduabelas karya pada buku tersebut, terlihat bahwa secara garis besar terdapat tiga jenis isu yang diangkat para mahasiswa dalam merancang. Isu-isu tersebut adalah: penggunaan alat untuk aktivitas keseharian, intervensi berupa pertunjukan keseharian, dan manajemen penyediaan informasi. Apabila ditilik lebih lanjut, ketiga isu tersebut merupakan komponen yang sangat penting untuk dicermati berkenaan dengan pendekatan arsitektur berbasis komunitas dewasa ini. Ulasan karya-karya tersebut setelah ini pun didasarkan pada ketiga isu tersebut, suatu pembagian isu yang tidak bertujuan untuk mengklasifikasikan setiap karya berdasarkan bentuk fisik. Sebaliknya, titik berat ulasan saya terdapat pada penelaahan makna isu dan peran karya dalam keseharian masyarakat, serta proses pewujudannya dalam  kancah perancangan dengan membandingkan karya satu dengan yang lainnya.


”Alat” berkegiatan sehari-hari
Kreativitas masyarakat dalam mengembangkan berbagai macam alat untuk bertahan hidup diantara kerasnya himpitan kemiskinan di ibukota, sering mengundang decak kagum. Mulai dari beragam bentuk gerobak kaki lima penjual makanan yang disesuaikan secara teliti dengan tipe tiap makanan, baik panas ataupun dingin, hingga berbagai jenis alat mengamen yang disulap dari bermacam-macam barang bekas seperti tutup botol, kayu, paku, potongan papan kecil, botol air mineral bekas hingga beras dan kerikil untuk menimbulkan bunyi. Pada prinsipnya, alat-alat yang diciptakan itu harus mampu membantu para pengguna untuk melaksanakan kegiatan mereka sehari-hari. Lebih lanjut, solusi yang diberikan alat keseharian ini bersifat sementara dan pada umumnya terbatas hanya untuk membantu beberapa aktivitas sederhana saja.

Pada karya  Asongan Dorong, Andayani P.W., Chin Ronal Purnama Chandra, dan Wilie D. Atmaja tertarik pada sebuah alat yang umum dibawa oleh pedagang asongan: kotak sebagai alat berjualan yang dapat diisi berbagai macam barang (Gambar 1). Mereka memulai dengan mengamati aktivitas pedagang asongan itu, lalu sampai pada kesimpulan bahwa kotak tersebut masih bisa dirancang untuk memaksimalkan fungsi dan membuat pedagang merasa lebih nyaman. Mereka kemudian menambah roda pada kotak tersebut agar dapat diseret oleh sang pedagang. Mereka juga mengganti tali penyangga bahu dengan selang air, agar lebih empuk dan mudah dibawa sang pedagang. Pengaturan rak-rak pemisah di dalam kotak asongan itu pun dirancang kembali dengan menambahkan laci-laci baru agar lebih maksimal menyimpan barang. Bryan Lawson, seorang pakar metode desain, mengungkapkan bahwa salah satu komponen yang penting  dalam mendesain adalah dekomposisi dan integrasi.[4] Adalah hal yang penting bahwa dalam suatu proses perancangan, seorang desainer harus berupaya membongkar kembali keadaan yang sudah ada, lalu merancangnya kembali dengan mempertimbangkan aspek-aspek dekomposisi dan integrasi, untuk kemudian digabungkan secara utuh. Pada akhirnya bukan estetika yang menjadi satu-satunya tujuan desain.  Setiap alat hasil rancangan selayaknya juga mampu mengambil bagian dan mewadahi kompleksitas kehidupan para pengguna dengan suatu mekanisme yang menggabungkan berbagai jenis fungsi.

Pada asongan dorong rancangan kelompok ini, intervensi mereka sebagai perancang terasa terpotong dan berhenti sampai penambahan dan penggantian atas nama kenyamanan yang lebih baik bagi pedagang asongan. Hal ini patut disayangkan, sebab apabila mereka membongkar kembali rak-rak yang terkandung dalam kotak asongan tersebut dan memperhatikan kebiasaan sehari-hari para pedagang asongan dengan seksama, maka seharusnya dapat muncul berbagai komponen lain yang dibutuhkan pedagang asongan tersebut selain kenyamanan. Yang lalu menjadi pertanyaan, apa sajakah yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut dari kotak asongan tersebut, berdasarkan keseharian dan budaya seorang pedagang asongan? Penambahan roda sepertinya memiliki keuntungan yang minim dan naif, seakan dirancang berdasarkan kelas sosial yang berbeda yang terbiasa menyeret koper berodanya tanpa adanya kebutuhan untuk terburu-buru.

Ketika merancang sebuah alat untuk aktivitas ekonomi sehari-hari yang notabene harus mudah dibawa, maka aspek pelipatan atau ‘perubahan bentuk’ (collapsibility) menjadi penting untuk ditelaah lebih lanjut dalam tujuan pemaksimalan fungsi. Collapsible berarti benda buatan manusia yang “pintar”, yang memiliki kapasitas untuk berubah dalam ukuran dan bentuk serta menyesuaikan dengan fungsi praktisnya. Dalam suatu benda collapsible umumnya terdapat dua keadaan, yang satu terlipat dan pasif, sedangkan yang satunya lebih terbuka dan aktif.[5]

Contoh benda collapsible yang sederhana dan kreatif dapat terlihat pada karya lain di buku Gerilya Urban tersebut, yakni Tas Belajar Anak karya Antonius Wiradigdaya Kosasih, Melita Felicia dan Kurniadi Lim. Dari wujudnya, kita dapat melihat bahwa terdapat penggabungan dua fungsi sederhana yang berbeda dalam tas tersebut—yang dapat digunakan dalam keadaan aktif maupun pasif (Gambar 2). Metode collapsibility yang diambil disini adalah melipat: tas yang terbuat dari bahan yang cukup kokoh tersebut “dilipat” sehingga dalam keadaan pasif dapat membentuk sebuah wadah yang mampu membawa berbagai barang. Di sisi lain, tas tersebut dapat dibuka kembali lipatannya dan dalam keadaan aktif berfungsi menjadi alas belajar, ataupun alas tidur di ruang luar ketika sedang dipakai belajar oleh anak jalanan di berbagai tempat seperti stasiun dan pinggir jalan. Dari segi collapsibility, tas ini menjadi intervensi yang cukup bermanfaat untuk digunakan bagi anak jalanan karena memiliki lebih banyak fungsi yang dapat membantu keseharian mereka secara tepat guna, walaupun dari segi praktis masih bisa dipertanyakan.

Selain melipat, masih terdapat berbagai macam metode collapsibility lain, yaitu tekan, gulung, geser, kembang (contohnya payung), dan seterusnya. Seluruh metode tersebut pada umumnya memiliki beberapa kesamaan yang mutlak: membuat benda tersebut lebih mudah dibawa-bawa serta lebih banyak melayani kebutuhan pengguna. Kembali ke para mahasiswa perancang rak pedagang asongan, hal ini merupakan salah satu bagian yang selayaknya dapat diperhatikan lebih lanjut oleh Andayani, Chin dan Willie. Apabila dalam keadaan aktif, asongan tersebut berfungsi membuat penjual merasa lebih nyaman ketika berjualan, bagaimana ketika berada pada keadaan pasif? Mungkinkah sewaktu-waktu rak tersebut mampu menjadi sesuatu yang “lain” yang berguna serta menyenangkan dan nyaman bagi si pedagang dalam jangka waktu yang digunakannya dalam berkegiatan serta dalam kemungkinan-kemungkinan lain yang dapat terjadi padanya di masa kini dan masa depan? Mungkinkah ia mampu “dilipat” menjadi bangku atau meja sederhana yang dapat dimanfaatkan pemiliknya ketika sedang beristirahat di tepi jalan misalnya?

Perancangan ulang sebuah mekanisme yang sudah ada harus memperhatikan budaya keseharian masyarakat. Jurang budaya yang terdapat antara perancang dan pengguna pada umumnya menciptakan jarak yang membuat perancang terkadang alpa untuk menjamah daerah lain yang dapat mendefinisikan kembali makna kenyamanan dan keamanan yang sesungguhnya bagi pengguna. Makna budaya ini dalam cakupan tiga hal, yakni cara hidup, sistem simbol, serta strategi bertahan hidup sebagai hal yang harus cermat diperhatikan perancang. Pengenalan ketiga hal tersebut secara seksama dalam konteks ruang dan waktu dapat membuka berbagai kemungkinan-kemungkinan lain dalam eksplorasi mekanisme baru kegunaan alat keseharian tersebut.[6]


‘Pertunjukan’ keseharian
Salah satu bentuk upaya mencari nafkah yang marak dilakukan di Ibukota ini adalah melalui berbagai jenis “pertunjukan sederhana” yang sudah hadir sejak lama dalam skala kecil dan sporadis pada keseharian kita. Di berbagai sudut kota, bermacam jenis pertunjukan dimainkan, mulai dari para remaja tanggung yang mengamen di setiap titik lampu merah, nenek-nenek yang memainkan kecapi di sudut warung makan, maupun waria dan ondel-ondel yang gemar muncul dan bernyanyi serta bergoyang seadanya di depan toko bangunan ataupun toko kelontong lainnya. Pada banyak kesempatan, keberadaan para penghibur jalanan ini mampu memicu adanya komunikasi antarpenonton yang notabene adalah sesama pengguna jalanan. Pertunjukan tersebut, bersama-sama dengan keberadaan pedagang kaki lima secara tak sengaja menjadi pembangun suasana berkegiatan di jalan yang sesungguhnya merupakan bagian penting dari kehidupan berkota yang kaya.

Bentuk pertunjukan yang sering digelar oleh para penghibur jalanan tersebut memiliki irisan dengan bentuk-bentuk permainan yang lazim dimainkan manusia. Dalam artikelnya tentang psikologi kebutuhan bermain manusia, Peter Gray menyatakan salah satu jenis permainan tersebut sebagai lakon sosiodramatik, yaitu melakukan suatu jenis permainan berdasarkan suatu set aturan dan peran tertentu yang dapat dilakukan setiap aktor atau “pemain” di dalam “lakon” tersebut. Permainan tersebut dilakukan dalam rangka menyatakan suatu konsep tertentu agar dapat dipahami pihak lain. Dalam kehidupan keseharian jenis permainan ini banyak muncul dalam “lakon-lakon” pertunjukan jalanan.[7]

Fransiskus Ansis, Meidy Himawan, dan Tania Permata Sari mencoba mengeksplorasi kemungkinan pertunjukan keseharian tersebut dalam karya mereka Jembatan Pelayangan (Gambar 3). Mereka mengamati sebuah jembatan penyeberangan untuk umum yang terbuat dari beton dan memiliki kolom berukuran besar dan memiliki ramp di bagian tengahnya, yang sejatinya diperuntukkan untuk pengguna kursi roda. Namun kemiringan ‘lerengan’ (ramp) yang lebih curam 18˚ dibandingkan standar minimal membuat hal itu tidak memungkinkan. Lerengan tersebut kemudian lebih banyak dimanfaatkan oleh para pengendara sepeda motor yang bernyali tinggi dan mungkin sudah bosan hidup.

Keunikan dari proyek ini terletak pada gagasan yang disampaikan para mahasiswa dalam usaha mereka untuk mengkritik fenomena tersebut. Mereka menyampaikan gagasannya dengan membentuk sebuah permainan. Berawal dari hasil pengamatan mereka mengenai penggunaan ramp tersebut sebagai jalur perosotan bagi anak-anak jalanan, mereka melihat adanya kemungkinan pengembangan mekanisme penggunaan lerengan tersebut menjadi sama sekali baru, yaitu dengan mengadaptasi permainan Flying Fox ke dalamnya.

Mekanisme ini membuat perjalanan menuruni lerengan di bagian tengah tangga menjadi lebih cepat dan menggembirakan. Dalam konteks pertunjukan, mereka memberikan suatu perangkat aturan kepada para penyeberang jalan dan calon pengguna, untuk “memainkan” lerengan tersebut dengan cara-cara tertentu. Dengan cara demikian mereka mampu menyatakan suatu konsep kepada pihak lain tersebut, yakni pengalaman berjalan yang sederhana di tengah kota ternyata dapat dilakoni dengan riang gembira. Secara tidak sengaja, permainan ini telah menjadi sebuah bentuk instalasi arsitektur yang lebih efektif dan interaktif dibandingkan instalasi pada umumnya yang hanya dipajang atau diletakkan begitu saja, karena mampu mengajak orang untuk berpartisipasi secara aktif dan menyenangkan.

Fox dan Kemp, dalam buku mereka Interactive Architecture, berpendapat bahwa makna sesungguhnya dari arsitektur interaktif adalah sebuah ruang dinamis ataupun benda yang mampu melangsungkan fungsi humanistik maupun pragmatis dan memungkinkan partisipasi aktif manusia dalam perlakuan fungsi tersebut.[8] Pada umumnya, ruang dinamis melibatkan pergerakan tubuh yang menimbulkan implikasi sosial dan psikologis bagi lingkungan dan penghuninya. Pada karya Jembatan Pelayangan, partisipasi aktif pergerakan tubuh terjadi melalui ayunan badan ketika bergerak dari atas ke bawah maupun ketika mengantarkan barang ke salah satu ujung jembatan melalui peralatan yang disediakan sehingga pada akhirnya dapat memberikan implikasi psikologis yang menyenangkan. Fungsi sosial pun terlaksana akibat adanya interaksi antara sesama pengguna maupun pengguna dengan operator serta penonton yang mungkin ada di sekeliling karya tersebut.

Salah satu penyebab sulitnya karya ini bertahan lama dalam tataran formal adalah karena warga tidak bertindak langsung sebagai inisiator ataupun berperan aktif dalam realisasi karya. Warga kemudian tidak dapat memahami dan tidak memiliki kepentingan untuk menggali seluk-beluk potensi pemanfaatan lain dari karya tersebut (affordances) sehingga karya tersebut tidak memiliki kesempatan untuk dapat bertahan lama. Pemahaman mengenai hal ini dapat terlihat dari perbandingan karya tersebut dengan karya lain yang juga ada di buku Gerilya Urban, yakni Paviliun Kampung (Gambar 4).

Pada karya Suci Sandra Dewi, Mickhael Florence dan Willyanto Hinardi yang terletak di sebuah area di permukiman Rawa Bahagia di daerah Grogol ini, warga memiliki peran yang berbeda. Di permukiman tersebut, anak-anak sudah biasa bermain di jalan. Dengan kondisi permukiman yang padat dan jalan yang sempit, jalan tersebut menjadi daerah yang relatif aman sebagai ruang bermain. Akan tetapi, salah satu sisi jalan tersebut yang belum dibatasi rumah menyisakan sederet ruang rawan jatuh anak-anak tersebut, langsung berbatasan dengan daerah permukiman sekitar, yang memiliki beda ketinggian sekitar 2,4 m.  Para mahasiswa ini kemudian menginisiasi pembangunan suatu paviliun mungil semacam halte mini yang dapat menjadi pembatas untuk daerah tersebut agar lebih aman dan memudahkan orangtua untuk mengawasi anaknya bermain sambil duduk-duduk santai.

Karya yang dibangun bersama warga tersebut kemudian menuai sukses. Paviliun tersebut ramai digunakan warga secara bergantian, bahkan digunakan sebagai tempat memasang iklan jasa khitanan lokal. Pedagang makanan berdatangan untuk berjualan di daerah sekitar paviliun tersebut karena melihat adanya potensi ekonomi yang signifikan dari keramaian tersebut, yang merupakan petanda akan suatu ruang publik yang utuh.

Dari kedua karya tersebut, terlihat perbedaan peran warga sekitar di dalamnya. Jembatan Pelayangan tidak memiliki keterikatan langsung dengan masyarakat sekitarnya, dan dimaksudkan hanya untuk memberikan jeda sesaat dalam kehidupan berkota. Warga sekitar tidak memiliki kepentingan terhadap kelangsungan karya tersebut dan tidak mampu menggali fungsi lain dari karya tersebut sehingga lama kelamaan karya tersebut tidak dapat bertahan. Namun sebaliknya, karya kedua telah berubah dari sebuah bangku mungil dengan atap sederhana menjadi intervensi yang bermakna lebih. Melalui proses pembangunan dan dialog, warga menyadari bahwa keberadaan bangku tersebut membuat mereka dapat berkumpul dan bermain bersama anak-anak dengan lebih aman dan nyaman. Kesadaran bersama warga akan kenyamanan ini merupakan komponen penting intervensi tersebut yang mampu membuat mereka merawat dan menggunakan paviliun itu bersama-sama bahkan menggali fungsi lain paviliun tersebut menjadi media iklan. Lambat laun paviliun tersebut menjadi sesuatu yang diterima secara formal dan bahkan mengundang orang lain seperti pedagang makanan untuk turut “berperan” di dalamnya.

Berkaca dari kedua karya tersebut, dapat disimpulkan bahwa langkah awal yang penting dalam penyampaian suatu tanggapan atas kondisi sosial adalah seyogyanya tanggapan tersebut disampaikan dengan pencarian inovasi yang humanis dalam prakteknya. Penyampaian inovasi dengan menjadikan manusia yang ada di dalamnya sebagai pelaku utama. Hal ini membuat tanggapan tersebut lebih mudah diterima dan dihayati oleh penggunanya. Hal ini juga kemudian dapat menjadi pemicu awal suatu kehidupan berkota yang lebih baik.


Manajemen penyediaan informasi
Disadari atau tidak, ketersediaan informasi pada keseharian kita mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam kurun waktu dua puluh tahun terakhir. Perkembangan teknologi digital memungkinkan manusia untuk mendapatkan informasi dengan cara apa pun, di mana saja, kapan saja.  Bukti perkembangan tersebut tidak melulu didapat dari kenyataan tentang fenomena situs-situs pertemanan digital yang makin merebak. Tukang sayur dan mie ayam jalanan yang kini dapat dijangkau melalui pesan pendek dan kadang memiliki blog  sendiri, menambah bukti akan adanya fenomena mengenai ruang maya yang makin lama makin dekat dengan keseharian ruang nyata dan memiliki struktur informasi tersendiri. Struktur informasi inilah yang kemudian sangat luas pengaruhnya bagi kehidupan masyarakat sehari-hari hingga skala terkecil.

Shrikumar, seorang penggiat MediaLab, menyatakan bahwa sebuah struktur yang berdasar pada informasi merupakan jalinan hubungan antar manusia, obyek, ruang, batasan, jaringan, permukaan dan isi. Struktur tersebut pun pada umumnya terbentuk berbasis pergerakan (movement). Penyediaan informasi yang mengandung struktur yang demikian, pada umumnya akan menghasilkan sesuatu yang lebih kaya dibandingkan yang tidak berbasis pergerakan seperti peta formal pada umumnya.[9]

Peta Jalan Pintas karya Andy Wijaya, Edwin Budiman, Phelia Felim dan Yulianti Chandra merupakan suatu karya yang mengejawantahkan konsep struktur informasi berbasis pergerakan tersebut dalam suatu manajemen penyediaan informasi yang sangat cerdas (Gambar 5). Ide awal dari peta tersebut merupakan kesadaran bahwa bergerak di jalanan kota Jakarta tidak jauh bedanya dengan bergerak di rimba belantara, yakni penuh dengan ketidakterdugaan sehingga membutuhkan pengetahuan, akal dan kelihaian tersendiri untuk menerobosnya.

Dengan prinsip “lebih cepat lebih baik”, mereka meriset dan mendata ”ketakterdugaan” tersebut serta mengolahnya menjadi sebuah blog berisi peta yang memuat berbagai data mengenai berbagai rute di suatu kawasan di Jakarta Pusat, disertai dengan kemungkinan-kemungkinan pergerakan yang dapat dilakukan oleh para pengguna: jarak yang akan ditempuh, perbandingan waktu tempuh dengan jalan resmi dan waktu tempuh dengan jalan pintas, serta jenis dan mekanisme jalan pintas yang akan dilalui—seperti gang kecil, tangga darurat, kali yang dilalui dengan perahu, ataupun menerobos melalui ruang pada gedung perkantoran. Disertakan pula “risiko” yang harus siap diterima oleh pengguna rute tersebut, yakni risiko tergelincir, sempit maupun mudah tercebur.

Dalam Peta Jalan Pintas, hubungan antarmanusia (pengguna jalan) dengan ruang jalan pintas tersebut menjadi sangat kaya. Deskripsi jaringan kedekatan dan permukaan jalan yang dilalui disampaikan dalam diagram-diagram yang dilengkapi dengan ikon-ikon dan disertai foto-foto sehingga mudah untuk dicerap oleh pengguna yang sedang kebingungan di tengah perjalanan. Dengan riset ini pun mereka berhasil menguak jati diri sesungguhnya dari pengalaman berjalan di kota Jakarta, yang memiliki berbagai variabel unik dan tidak lazim ditemui pada kota-kota besar pada umumnya. Manajemen penyediaan informasi ini menjadi unik pula karena seakan-akan ada sebuah narasi atau penceritaan yang terkandung di dalamnya yang membuat pengguna asyik mengulik jalan ceritanya.

Di sisi lain, jenis manajemen penyediaan informasi yang lain dihadirkan pula oleh Amelia, Irene Syona, dan Ricky Goreta dalam karyanya IN.FOR.WAIT.ON (Gambar 6). Sedikit berbeda dari Peta Jalan Pintas, mereka membangun struktur informasinya langsung di ruang nyata dan diperuntukkan bagi pengguna yang sedang beraktivitas secara statis, yakni warga Jakarta yang sedang menunggu di halte bus di depan Plaza Indonesia. Informasi yang disediakan berkisar antara majalah gratis hingga peta rute kendaraan umum.

Terlepas dari perbedaan media dalam manajemen penyediaan informasi, kestatisan informasi yang disediakan oleh karya ini berpengaruh besar terhadap efektivitas penggunaan karya. Keberadaan informasi yang tidak berubah terus-menerus, walaupun gratis, tidak akan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna yang menjadi sasaran. Aktivitas menunggu yang cenderung membosankan perlu dialihkan oleh keberadaan suatu jenis informasi yang berubah terus-menerus berdasarkan pergerakan.

Berdasarkan pernyataan Shrikumar, perlu adanya keterhubungan antara manusia dengan isi informasi dan jaringan di sekitarnya.[10] Contoh dari informasi untuk aktivitas menunggu yang sudah banyak digunakan misalnya adalah monitor digital yang berisi informasi kapan bus datang, yang informasi menitnya selalu berubah seiring pergerakan bus. Namun hal tersebut tentu sulit diterapkan di belantara Jakarta yang waktu kedatangan busnya hampir selalu merupakan misteri. Dengan demikian, mereka perlu membangun narasinya sendiri yang selayaknya berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitarnya; dapat memecah kebosanan sekaligus menyajikan informasi. Warga sekitar halte seperti pedagang kaki lima, tukang sapu jalan dan pedagang asongan layak dilibatkan untuk menggali informasi yang lebih mendalam mengenai daerah tersebut, sekaligus dapat “dipancing” untuk turut mencetuskan bentuk intervensi yang sesuai dan bermafaat. Informasi di struktur tersebut kemudian dapat berevolusi menjadi suatu bentuk penyajian karakter daerah setempat pada jangka panjang.

Salah satu komponen penting dalam pembuatan sebuah struktur informasi adalah penyajian informasi itu sendiri dalam hal grafis dan ilustrasi, terlepas dari ia berada pada ruang maya atau ruang nyata. Pada jangka panjang, pemetaan kreatif ini dapat berfungsi sebagai awal dari proses survei arsitektur yang bertujuan memproduksi pemetaan karakter daerah. Diantaranya meliputi aktivitas, aturan dan mekanisme yang berlaku di daerah tersebut yang kemudian tentu sangat besar gunanya bagi berbagai bentuk pengembangan atau pembangunan yang bersifat keruangan.

Penggalian lebih dalam mengenai manajemen penyediaan informasi merupakan suatu pembelajaran yang sangat diperlukan dalam proses survei arsitektur. Pengembangan komponen-komponen yang disurvei dan representasi komponen-komponen tersebut ke dalam suatu bentuk yang terstruktur dan terintegrasi tentu akan menjadi sumbangsih yang sangat relevan dalam menghadapi kesemrawutan pergerakan dan perhentian di kota Jakarta.


Bambu runcing untuk gerilya selanjutnya
Berdasarkan ulasan berbagai isu di atas dan perwujudannya ke suatu karya arsitektur, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa hal yang sangat penting untuk dicermati dalam proses perancangan suatu karya berbasis kepentingan publik.

Yang pertama adalah mekanisme penggunaan karya, yang harus disesuaikan dengan cara hidup penggunanya. Kedua, untuk menjamin keberlanjutan karya, keterlibatan masyarakat sekitar baik sebagai inisiator maupun realisator sangatlah penting. Arsitek kemudian hanya berfungsi sebagai fasilitator yang lebih banyak bertugas mengajak masyarakat untuk mengubah ruang/lingkungannya secara mandiri. Yang ketiga adalah pentingnya riset dalam penggalian karakter suatu daerah, dengan mengamati berbagai hal yang kadang terasa biasa namun ternyata dapat menguak aktivitas dan mekanisme yang berlaku di daerah tersebut. Riset ini kemudian menjadi bagian yang sangat penting dalam kebutuhan programatik pengembangan keruangan lebih lanjut. Secara keseluruhan, karya-karya mahasiswa yang tercantum dalam buku Gerilya Urban ini telah menjadi ladang eksperimen yang dapat melatih kepekaan akan ketiga hal di atas.  

Dari segi praktik pendidikan arsitektur, kendala terbesar studio yang melibatkan pengajar interdisipliner dengan metode pengajaran yang terbuka (berupa lokakarya tanpa seminar satu arah) adalah kerap kali terdapat perbedaan standar operasi mengenai proses perancangan yang dilakukan mahasiswa. Dengan produk perancangan yang memiliki bentuk sedemikian beragam, sasaran yang hendak dicapai tentu lebih menekankan kepada kompleksitas pemikiran (thorough analysis) dan kompleksitas mekanisme bagaimana produk tersebut berperan dalam keseharian masyarakat ketimbang kecanggihan rupa.

Selayaknya, kompleksitas pemikiran dan mekanisme yang disajikan oleh produk tersebut harus meliputi minimal tiga hal, yaitu dampaknya dalam skala tubuh dan ruang diri keseharian pengguna, keterkaitan dengan komunitas dan lingkungan sekitarnya, serta pengolahan struktur yang mampu mewadahi seluruh aktivitas yang melibatkan produk tersebut dan pada perkembangannya mampu memicu keberadaan aktivitas yang lain. Patut ditekankan bahwa ketiga hal tersebut harus dilihat dalam konteks waktu, yang berarti ada berbagai macam kemungkinan perubahan yang akan terjadi dalam waktu 24 jam dan tujuh hari dalam seminggu.

Ketiga hal tersebut nampaknya belum disadari para pengajar secara bersama-sama dalam memberikan substansi pengajaran yang dapat menantang mahasiswa untuk mengeksplorasi kemungkinan yang ada dalam proses perancangan mereka. Sehingga pada proses perancangan dari awal hingga akhir seringkali terdapat lubang-lubang ataupun keputusan-keputusan yang terasa mendadak atau eksplorasi yang diakhiri dengan hasil yang minimal atau malah tidak sesuai konteks.

Kekurangan tersebut dapat juga disebabkan karena porsi pembelajaran teoritik dengan menggunakan buku, jurnal maupun preseden-preseden sepertinya sangat minim di studio ini. Seringkali pengajaran mengenai teori desain dianggap hanya berguna menyuburkan budaya jargon-jargon hedonistik dan sulit dipraktekkan ataupun dipertanggungjawabkan secara langsung. Namun apabila disuguhkan pada materi yang tepat, mahasiswa dapat belajar lebih banyak mengenai elemen-elemen yang saling mempengaruhi pada setiap konteks yang mereka hadapi melalui pembahasan teori. Mekanisme struktur yang dapat mewadahi berbagai kepentingan yang mereka tuju pun dapat dipelajari melalui berbagai jenis studi literatur dan dengan sendirinya menjadikan intervensi mereka menjadi lebih kaya. Riset yang demikian mendalam sering dianggap kurang perlu karena arsitek dianggap sudah lebih tahu dalam memberikan solusi yang lebih baik bagi komunitas. Dalam proses pembelajaran ini pengajar dapat menanamkan kepercayaan perlunya riset untuk melihat apakah yang dianggap lebih baik itu justru relevan, dan dengan demikian membuka kemungkinan adanya inovasi.

Walaupun demikian keberanian dan kemauan untuk mengajak mahasiswa melalui proses berkarya yang begitu kompleks serta mengaburkan batasan suatu karya arsitektur dengan kreativitas tinggi sungguh merupakan langkah yang patut diacungi jempol. Dalam jangka panjang proses pembelajaran yang demikian mencetuskan harapan akan perubahan praktik berarsitektur di Indonesia, yang akan mengubah definisi kita akan profesi seorang arsitek. Semoga sebentuk ”gerilya” di antara praktik pendidikan arsitektur Indonesia yang masih serba konvensional dan normatif ini tetap lestari.***






KRISTANTI PARAMITA lahir pada 1986. Ia adalah seorang yang memilih untuk memperhatikan lingkungan dan dunia di sekitarnya lewat medium arsitektur. Setelah menamatkan pendidikan arsitektur di Universitas Indonesia, ia memperdalam pengetahuan dalam bidang tersebut lewat studinya di Universitas Sheffield, Inggris Raya. Selain terus mengajar di Departemen Arsitektur Universitas Indonesia dan menjadi editor untuk jurnal online arsitektur.net, ia sekarang aktif meneruskan pencarian atas bentuk praktek arsitektur yang progresif lewat berbagai jalur penulisan, penelitian, dan perancangan swakarsa di Jakarta.



 Gambar 1. Asongan Dorong hasil rancangan Andayani P.W., Chin Ronal Purnama Chandra, dan Wilie D. Atmaja.

Gambar 2. Tas Belajar Anak hasil rancangan Antonius Wiradigdaya Kosasih, Melita Felicia, dan Kurniadi Lim.


Gambar 3.  Jembatan Pelayangan hasil rancangan Fransiskus Ansis, Meidy Himawan, dan Tania Permata Sari.


Gambar 4.
Paviliun Kampung hasil rancangan
Suci Sandra Dewi, Mickhael Florence, dan Willyanto Hinardi.


Gambar 5. Peta Jalan Pintas buah pikiran
Andy Wijaya, Edwin Budiman, Phelia Felim, dan Yulianti Chandra.


Gambar 6.
IN.FOR.WAIT.ON hasil rancangan
Amelia, Irene Syona, dan Ricky Goreta.

Sumber foto: Gerilya Urban: Studio Perancangan Kontemporer 2010, Ardi Yunanto & Farid Rakun (ed.).




Catatan kaki
[1]
Mark Wrigley, "Mark Wrigley, Dean of the Graduate School of Architecture, Planning and Preservation, Columbia University" dalam Helen Castle (ed), Architectural Design Journal: Back To School, Vol. 74 No. 5 Sept/Oct 2004 (Sussex: John-Wiley & Sons Ltd, 2004).
[2] Peter Cook, "Peter Cook & Christine Hawley"
dalam Helen Castle (ed), ibid.
[3] Ardi Yunanto dan Farid Rakun (ed), Gerilya Urban: Studio Perancangan Arsitektur Kontemporer 2010 (Jakarta: Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara, 2010).
[4] Bryan Lawson, How Designers Think: The Design Process Demystified (Oxford: Architectural Press, 1997).
[5] Per Mollerup, Collapsibles: A Design Album of Space-Saving Objects (Copenhagen: Thames& Hudson, 2001).
[6] Irwin Altman, Amos Rapoport dan Joachim F. Wohlwill (ed), Human Behaviour and Environment Vol 4: Environment and Culture (Springer, 1980).
[7]
Peter Gray, "The Varieties of Play Match the Requirements of Human Existence", blog Freedom to Learn, edisi 1 Oktober 2008. Tautan: www.psychologytoday.com
[8] Michael Fox dan Miles Kemp, Interactive Architecture (Princeton: Princeton Architectural Press, 2009).
[9] Shrikumar dalam Manuel Gausa, et al (ed), The Metapolis Dictionary of Advanced Architecture: City, Technology and Society in the Information Age (Barcelona: Actar Publisher,
2003).
[10] Ibid.

Komentar

My spouse and I stumbled over here by a different page and thought I may as well check things out. I like what I see so now i am following you. Look forward to checking out your web page again.

Eksplorasi berbagai macam isu dan kepentingan lingkungan tempat masyarakat beraktivitas, terutama masyarakat yang terpinggirkan, masih belum banyak dijelajahi arsitek, bahkan boleh jadi masih berada pada angan-angan belaka.

I wish I could walk away from my life and start over. I love my family, friends and boyfriend. I'm just tried of life, and I always wondered if I could start over if that would change. I wonder if not being the mentally ill girl would help my depression, my suicidal thoughts. The only reason I stay is that I don't want to hurt anyone. It's just another thing that I do for others that I hate. ”

online gambling casino lex play casino l69 casino blackjack vj6 casino deposit j38 garcinia cambogia 2w5 garcinia cambogia side effects pmo pure garcinia cambogia uhm dr oz garcinia cambogia m63 garcinia cambogia reviews zcg garcinia cambogia extract w7g vapor cigarettes jdc e-cigarettes fcg weight loss hoodia 2z6 Penis Enlargement 4z7 male enhancement sjh penis pills g3t male enhancement pills ca6 Resveratrol 3dw acai berry 4s4 acai berry benefits d7r herbal viagra g85 viagra alternatives a4w breast enlargement 7e5 breast augmentation 03y teeth whitening gmj personal injury lawyer 2s2 personal injury attorney 6md injury lawyer qz3 personal injury law firm hyx internet gambling et3 free slots cjq casino slots 7qz slot machine games b2t slot casino 58e best casino wjh online casino wagering dtc gambling casino m3b new casino j8f internet casino jpi poker casino dr8 casinos blackjack payouts dtr internet blackjack n8j http://s3.amazonaws.com/onlinecasinobonus/onlinecasinobonus.html online casino bonus http://s3.amazonaws.com/bestonlinecasino/bestonlinecasino.html best online casino http://s3.amazonaws.com/onlinegamblingcasino/onlinegamblingcasino.html online gambling casino http://s3.amazonaws.com/play-casino/play-casino.html play casino http://s3.amazonaws.com/casino-blackjack/casino-blackjack.html casino blackjack http://s3.amazonaws.com/casino-deposit/casino-deposit.html casino deposit http://s3.amazonaws.com/garcinia--cambogia/garcinia--cambogia.html garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/garciniacambogiasideeffects/garciniacambogiasideeffects.html garcinia cambogia side effects http://s3.amazonaws.com/puregarciniacambogia/puregarciniacambogia.html pure garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/drozgarciniacambogia/drozgarciniacambogia.html dr oz garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/garciniacambogiareviews/garciniacambogiareviews.html garcinia cambogia reviews http://s3.amazonaws.com/garcinia-cambogia-extract/garcinia-cambogia-extract.html garcinia cambogia extract http://s3.amazonaws.com/vapor-cigarettes/vapor-cigarettes.html vapor cigarettes http://s3.amazonaws.com/e-cigarettes/e-cigarettes.html e-cigarettes http://s3.amazonaws.com/weight-loss-hoodia/weight-loss-hoodia.html weight loss hoodia http://s3.amazonaws.com/penis-enlargement/penis-enlargement.html Penis Enlargement http://s3.amazonaws.com/male-enhancement/male-enhancement.html male enhancement http://s3.amazonaws.com/penis-pills/penis-pills.html penis pills http://s3.amazonaws.com/maleenhancementpills/maleenhancementpills.html male enhancement pills http://s3.amazonaws.com/resveratrolbenefits/resveratrolbenefits.html Resveratrol http://s3.amazonaws.com/acai-berry/acai-berry.html acai berry http://s3.amazonaws.com/acai-berry-benefits/acai-berry-benefits.html acai berry benefits http://s3.amazonaws.com/herbal-viagra/herbal-viagra.html herbal viagra http://s3.amazonaws.com/viagra-alternatives/viagra-alternatives.html viagra alternatives http://s3.amazonaws.com/breast-enlargement/breast-enlargement.html breast enlargement http://s3.amazonaws.com/breast-augmentation/breast-augmentation.html breast augmentation http://s3.amazonaws.com/teeth-whitening/teeth-whitening.html teeth whitening http://s3.amazonaws.com/personalinjurylawyer/personalinjurylawyer.html personal injury lawyer http://s3.amazonaws.com/personalinjuryattorney/personalinjuryattorney.html personal injury attorney http://s3.amazonaws.com/injury-lawyer/injury-lawyer.html injury lawyer http://s3.amazonaws.com/personalinjurylawfirm/personalinjurylawfirm.html personal injury law firm http://s3.amazonaws.com/internet-gambling/internet-gambling.html internet gambling http://s3.amazonaws.com/free--slots/free--slots.html free slots http://s3.amazonaws.com/casino-slots/casino-slots.html casino slots http://s3.amazonaws.com/slot-machine-games/slot-machine-games.html slot machine games http://s3.amazonaws.com/slot-casino/slot-casino.html slot casino http://s3.amazonaws.com/best-casino/best-casino.html best casino http://s3.amazonaws.com/onlinecasinowagering/onlinecasinowagering.html online casino wagering http://s3.amazonaws.com/gambling-casino/gambling-casino.html gambling casino http://s3.amazonaws.com/new-casino/new-casino.html new casino http://s3.amazonaws.com/internet-casino/internet-casino.html internet casino http://s3.amazonaws.com/poker-casino/poker-casino.html poker casino http://s3.amazonaws.com/casinosblackjackpayouts/casinosblackjackpayouts.html casinos blackjack payouts http://s3.amazonaws.com/internet-blackjack/internet-blackjack.html internet blackjack
This design is wicked! You certainly know how to keep a reader entertained. Between your wit and your videos, I was almost moved to start my own blog (well, almost...HaHa!) Great job. I really loved what you had to say, and more than that, how you presented it. Too cool!
money lenders 87f instant online loan w7q quick loans fne instant loans giz payday loans no credit check j7q bad credit loans 88e cash loans a0j cash advance 881 installment loans uh5 loans for bad credit asm quick cash e7u small loans 2fn personal loans 5x2 borrow money lgn loans for people with bad credit oaq bad credit loans guaranteed approval 5g4 personal loans for bad credit jpj no credit check loans n28 online payday loans 3xg same day loans hf5 payday loans direct lenders only 7gx bad credit personal loans ngx personal loans for people with bad credit jdu loans with no credit check 85b short term loans tdl installment loans for bad credit 6mh unsecured personal loans dk7 i need money ump unsecured loans xuk fast cash dhc online loans no credit check 7oo cash advance loans duq fast money ii2 mobile loans 790 no credit check personal loans nd5 no credit check payday loans h6h cheap loans 996 direct lender payday loans 838 online gambling dp3 online casino 4ei slot machines bee roulette online 8f8 casino games 5gj casino bonus viu online casino bonus vdn best online casino wc5 http://s3.amazonaws.com/onlinecasinobonus/onlinecasinobonus.html online casino bonus http://s3.amazonaws.com/bestonlinecasino/bestonlinecasino.html best online casino http://s3.amazonaws.com/onlinegamblingcasino/onlinegamblingcasino.html online gambling casino http://s3.amazonaws.com/play-casino/play-casino.html play casino http://s3.amazonaws.com/casino-blackjack/casino-blackjack.html casino blackjack http://s3.amazonaws.com/casino-deposit/casino-deposit.html casino deposit http://s3.amazonaws.com/garcinia--cambogia/garcinia--cambogia.html garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/garciniacambogiasideeffects/garciniacambogiasideeffects.html garcinia cambogia side effects http://s3.amazonaws.com/puregarciniacambogia/puregarciniacambogia.html pure garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/drozgarciniacambogia/drozgarciniacambogia.html dr oz garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/garciniacambogiareviews/garciniacambogiareviews.html garcinia cambogia reviews http://s3.amazonaws.com/garcinia-cambogia-extract/garcinia-cambogia-extract.html garcinia cambogia extract http://s3.amazonaws.com/vapor-cigarettes/vapor-cigarettes.html vapor cigarettes http://s3.amazonaws.com/e-cigarettes/e-cigarettes.html e-cigarettes http://s3.amazonaws.com/weight-loss-hoodia/weight-loss-hoodia.html weight loss hoodia http://s3.amazonaws.com/penis-enlargement/penis-enlargement.html Penis Enlargement http://s3.amazonaws.com/male-enhancement/male-enhancement.html male enhancement http://s3.amazonaws.com/penis-pills/penis-pills.html penis pills http://s3.amazonaws.com/maleenhancementpills/maleenhancementpills.html male enhancement pills http://s3.amazonaws.com/resveratrolbenefits/resveratrolbenefits.html Resveratrol http://s3.amazonaws.com/acai-berry/acai-berry.html acai berry http://s3.amazonaws.com/acai-berry-benefits/acai-berry-benefits.html acai berry benefits http://s3.amazonaws.com/herbal-viagra/herbal-viagra.html herbal viagra http://s3.amazonaws.com/viagra-alternatives/viagra-alternatives.html viagra alternatives http://s3.amazonaws.com/breast-enlargement/breast-enlargement.html breast enlargement http://s3.amazonaws.com/breast-augmentation/breast-augmentation.html breast augmentation http://s3.amazonaws.com/teeth-whitening/teeth-whitening.html teeth whitening http://s3.amazonaws.com/personalinjurylawyer/personalinjurylawyer.html personal injury lawyer http://s3.amazonaws.com/personalinjuryattorney/personalinjuryattorney.html personal injury attorney http://s3.amazonaws.com/injury-lawyer/injury-lawyer.html injury lawyer http://s3.amazonaws.com/personalinjurylawfirm/personalinjurylawfirm.html personal injury law firm http://s3.amazonaws.com/internet-gambling/internet-gambling.html internet gambling http://s3.amazonaws.com/free--slots/free--slots.html free slots http://s3.amazonaws.com/casino-slots/casino-slots.html casino slots http://s3.amazonaws.com/slot-machine-games/slot-machine-games.html slot machine games http://s3.amazonaws.com/slot-casino/slot-casino.html slot casino http://s3.amazonaws.com/best-casino/best-casino.html best casino http://s3.amazonaws.com/onlinecasinowagering/onlinecasinowagering.html online casino wagering http://s3.amazonaws.com/gambling-casino/gambling-casino.html gambling casino http://s3.amazonaws.com/new-casino/new-casino.html new casino http://s3.amazonaws.com/internet-casino/internet-casino.html internet casino http://s3.amazonaws.com/poker-casino/poker-casino.html poker casino http://s3.amazonaws.com/casinosblackjackpayouts/casinosblackjackpayouts.html casinos blackjack payouts http://s3.amazonaws.com/internet-blackjack/internet-blackjack.html internet blackjack
online gambling casino frd play casino s4e casino blackjack 5fe casino deposit qpg garcinia cambogia y2q garcinia cambogia side effects wgd pure garcinia cambogia 0tu dr oz garcinia cambogia 205 garcinia cambogia reviews sup garcinia cambogia extract l5y vapor cigarettes zkw e-cigarettes 7aw weight loss hoodia xat Penis Enlargement m8z male enhancement 927 penis pills 2v0 male enhancement pills l4k Resveratrol h0q acai berry 44m acai berry benefits wnk herbal viagra in8 viagra alternatives o47 breast enlargement nnk breast augmentation o3a teeth whitening cx7 personal injury lawyer uma personal injury attorney 59b injury lawyer p9a personal injury law firm h0q internet gambling dt0 free slots ou3 casino slots hah slot machine games bfd slot casino 7km best casino o0g online casino wagering l3x gambling casino sv0 new casino yqm internet casino v3l poker casino yvv casinos blackjack payouts 8ir internet blackjack 2ju http://s3.amazonaws.com/onlinecasinobonus/onlinecasinobonus.html online casino bonus http://s3.amazonaws.com/bestonlinecasino/bestonlinecasino.html best online casino http://s3.amazonaws.com/onlinegamblingcasino/onlinegamblingcasino.html online gambling casino http://s3.amazonaws.com/play-casino/play-casino.html play casino http://s3.amazonaws.com/casino-blackjack/casino-blackjack.html casino blackjack http://s3.amazonaws.com/casino-deposit/casino-deposit.html casino deposit http://s3.amazonaws.com/garcinia--cambogia/garcinia--cambogia.html garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/garciniacambogiasideeffects/garciniacambogiasideeffects.html garcinia cambogia side effects http://s3.amazonaws.com/puregarciniacambogia/puregarciniacambogia.html pure garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/drozgarciniacambogia/drozgarciniacambogia.html dr oz garcinia cambogia http://s3.amazonaws.com/garciniacambogiareviews/garciniacambogiareviews.html garcinia cambogia reviews http://s3.amazonaws.com/garcinia-cambogia-extract/garcinia-cambogia-extract.html garcinia cambogia extract http://s3.amazonaws.com/vapor-cigarettes/vapor-cigarettes.html vapor cigarettes http://s3.amazonaws.com/e-cigarettes/e-cigarettes.html e-cigarettes http://s3.amazonaws.com/weight-loss-hoodia/weight-loss-hoodia.html weight loss hoodia http://s3.amazonaws.com/penis-enlargement/penis-enlargement.html Penis Enlargement http://s3.amazonaws.com/male-enhancement/male-enhancement.html male enhancement http://s3.amazonaws.com/penis-pills/penis-pills.html penis pills http://s3.amazonaws.com/maleenhancementpills/maleenhancementpills.html male enhancement pills http://s3.amazonaws.com/resveratrolbenefits/resveratrolbenefits.html Resveratrol http://s3.amazonaws.com/acai-berry/acai-berry.html acai berry http://s3.amazonaws.com/acai-berry-benefits/acai-berry-benefits.html acai berry benefits http://s3.amazonaws.com/herbal-viagra/herbal-viagra.html herbal viagra http://s3.amazonaws.com/viagra-alternatives/viagra-alternatives.html viagra alternatives http://s3.amazonaws.com/breast-enlargement/breast-enlargement.html breast enlargement http://s3.amazonaws.com/breast-augmentation/breast-augmentation.html breast augmentation http://s3.amazonaws.com/teeth-whitening/teeth-whitening.html teeth whitening http://s3.amazonaws.com/personalinjurylawyer/personalinjurylawyer.html personal injury lawyer http://s3.amazonaws.com/personalinjuryattorney/personalinjuryattorney.html personal injury attorney http://s3.amazonaws.com/injury-lawyer/injury-lawyer.html injury lawyer http://s3.amazonaws.com/personalinjurylawfirm/personalinjurylawfirm.html personal injury law firm http://s3.amazonaws.com/internet-gambling/internet-gambling.html internet gambling http://s3.amazonaws.com/free--slots/free--slots.html free slots http://s3.amazonaws.com/casino-slots/casino-slots.html casino slots http://s3.amazonaws.com/slot-machine-games/slot-machine-games.html slot machine games http://s3.amazonaws.com/slot-casino/slot-casino.html slot casino http://s3.amazonaws.com/best-casino/best-casino.html best casino http://s3.amazonaws.com/onlinecasinowagering/onlinecasinowagering.html online casino wagering http://s3.amazonaws.com/gambling-casino/gambling-casino.html gambling casino http://s3.amazonaws.com/new-casino/new-casino.html new casino http://s3.amazonaws.com/internet-casino/internet-casino.html internet casino http://s3.amazonaws.com/poker-casino/poker-casino.html poker casino http://s3.amazonaws.com/casinosblackjackpayouts/casinosblackjackpayouts.html casinos blackjack payouts http://s3.amazonaws.com/internet-blackjack/internet-blackjack.html internet blackjack

Di sisi lain, peran semu arsitek bak pahlawan tersebut kemudian turut menyumbang salah satu masalah terbesar bagi pendidikan arsitektur masa kini, seperti pernyataan Peter Cook, yakni berjaraknya praktik arsitektur dari masyarakat luas

Similar information can be attained on visit this link and Marketing Roadmap Inside Look . Email Marketing And You Also - Suggestions For The Greatest Value For Your Money Should you be an email receiver of the email, there's a high probability which you have acquired advertising based email messages from some business or any other. With the effectiveness of email marketing, it enables a firm advertise to existing, in addition to potential, clients by way of email information. This article has some guidelines to help you make best use of marketing emails to your enterprise. If you plan on starting up a marketing strategy by means of email, it is essential that you get approval from every single man or woman you intend on getting in touch with. If people do not willingly subscribe to your emails, you could potentially noted for spam. If you wish to start e-mail marketing, make sure you hold the consent of your respective users to deliver them emails. In the event you email people without the need of approval, they are going to accuse you of spamming and badmouth your organization. When exploring email marketing, use as numerous solutions as is possible. Online books or articles will likely be considerably helpful. You need to check into enrolling in a category or perhaps a work shop about website marketing in your neighborhood. Check out new formats along with your email. Always try to set the most important information and all new products at the top of electronic mail communications. Experiment with many different formats, though, to determine which formats provide you with the very best answers. Still make use of the technique that actually works finest. This may give your consumers a concept of the things they could assume of your stuff, in addition to giving them facts about in which they can find out about you. It is rather wise to have individuals double opt-in to be able to obtain electronic mail messages by you. Even though that might appear to be overkill, it makes certain that the patient absolutely wants your e-mails and lessens the chance that you receive struggling for delivering junk. The link to unsubscribe from your checklist ought to be clearly apparent. You usually need to have an unsubscribe weblink, and don't ensure that is stays buried somewhere where individuals are not able to see it. You want your customers to really feel as if they can be in potential and not being coerced. Marketing your company is vital, and it should be incorporated inside your e-mail marketing projects, at the same time. For that reason, it is important to create a web template that features your logo design, and regular formatting throughout all of your marketing materials. As a result your e-mail special and immediately well-known. Your e mail clients are very apt to be reading your emails from the mobile device say for example a smart phone. The screens of smart phones do not have the high definition that personal computer monitors have and have a lot less space. Learn how your emails seem on these products, and then make any changes essential so they are easy to read on tiny telephone monitors. Utilize a regular and persistent technique in your e-mail marketing marketing campaign. Whilst endurance is vital, you must also make sure that you're focusing on the right consumers, or it won't subject very much over time. In case you are speaking with the wrong men and women, they may just become irritated. You should generally maintain determination. Whilst you must be prolonged, it must be used in combination with the correct customers or it won't aid your company. When you are chatting with an unacceptable men and women, they may just turn out to be frustrated. Email marketing can be used a great deal and most of us have viewed it in some manner in past times. It will be the the best choice for organizations to obtain their delivers and messages in the market to clientele. Make use of the suggestions listed here and utilize this efficient advertising and marketing opportunity. To find out more information about this, please visit Pam Hendrickson marketing roadmap reviews and Matt Callen PressPlay .

Certainly a fantastic piece of work ... It has relevant information. Thanks for posting this. Your blog is so interesting and very informative.Thanks sharing.

Add comment

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p><br>

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.