KARBON 7 | Januari 2006
KARBON 6 | April 2004
KARBON 7: TIGABELASAN: Diskusi Seni Visual
Mengundang Hikmat Darmawan, kritikus komik dan film, diskusi Tigabelasan membicarakan bagaimana komik membawa gagasannya dari kemunculan pertamanya, hingga perkembangannya di Indonesia sejak awal hingga sekarang, dari kreasi, hingga kaitannya dengan industri dan bagaimana maraknya komik asing mempengaruhi komikus Indonesia.
Diskusi Tigabelasan mengundang Antariksa, peneliti asal Yogyakarta untuk membicarakan sejarah bioskop. Banyak fakta masa lalu menarik yang relevan dengan kondisi saat ini diungkap dalam diskusi tersebut. Anda bisa membacanya di sini, bagaimana sebuah budaya tontonan lahir di Indonesia dan perjalanannya hingga saat ini.
Setiap bulan di tanggal 13, sampai 2006, ruangrupa mengadakan Tigabelasan, diskusi seni-budaya yang mengundang berbagai pembicara. Edisi ini adalah transkripsi dari diskusi terpilih. Baru dua diskusi yang kami tampilkan disini dari tujuh diskusi yang ada dalam edisi cetak jurnal Karbon. Penampilannya kembali dalam situs ini akan kami lakukan kemudian.
KARBON 6: PEMIRSA
Seni dan publik selalu menyimpan masalah. Namun sebenarnya bukan masyarakat yang tidak bisa mengapresiasi seni, namun sebaliknya, seniman yang tidak bisa mengapresiasi masyarakat. Ade Darmawan dan Ardi Yunanto menuliskan pandangan ini dari sudut pandang ruangrupa, sebuah organisasi seni rupa di Jakarta yang fokus pada permasalahan-permasalahan urban dan masyarakatnya.
Publik seringkali hanya menjadi penonton pasif dalam dunia seni rupa kontemporer. Edisi ini mengambil elemen-elemen terdekat dari kehadiran mereka, meliputi penyelenggara acara, pengelola ruang seni dan pemilik galeri, juga menghadirkan perspektif pemirsa dalam memandang seni rupanya sendiri.




